5 Negara Ini Mendukung Banget Profesi Arsitek Wanita

  • Sabtu, 17 Maret 2018 17:00 WIB

5 Negara Ini Mendukung Banget Profesi Arsitek Wanita | dok. hotrubble.com.au

 iDEAonline – Tidak mudah untuk menetapkan negara ramah bagi arsitek wanita. Seperti yang iDEAOnline lansir dari Archdaily.com, ada beberapa pertimbangan untuk menentukan negara yang ramah bagi arsitek wanita.

Pertimbangan tersebut diantaranya adalah keinginan arsitektur wanita bekerja di perusahaan besar, persyaratan cuti hamil dan cuti ayah dan biaya perawatan pasca kelahiran dari upah rata-rata.

Ternyata, hasilnya pun mengejutkan! Berikut top 5 negara yang ramah bagi arsitek wanita! 

1.  Swedia 

Swedia menempati urutan pertama. Daya saing yang berimbang antara arsitek laki-laki dan wanita dalam perusahaan besar, yaitu memiliki rasio 1 berbanding 1. Swedia juga memiliki cuti melahirkan terpanjang, yaitu sekitar 60 minggu dengan gaji penuh dan 8,5 minggu gaji penuh untuk cuti ayah.

Sedangkan, biaya penitipan anak pun murah. Hanya mengambil 7,1% dari upah rata-rata. 

2.  Norwegia 

Sama seperti Swedia, daya saing antara arsitek laki-laki dan arsitek perempuan pun berimbang. Norwegia memberikan cuti melahirkan selama 34 minggu dan cuti ayah selama 12 minggu. Sedangkan untuk biaya penitipan anak, presentase menunjukkan 11,2% dari upah rata-rata. 

3.  Jerman

Rasio antara arsitek laki-laki dan arsitek wanita yang bekerja di perusahaan besar adalah 1,3 pria bagi 1 wanita.

Reporter : Redaksi IdeaOnline
Editor : Bayu

Tags :

#arsitek

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×