Sambut Puasa, Jasa Marga Resmikan Masjid Terbesar di Rest Area

Oleh : Maulina Kadiranti
/ Jumat, 19 Mei 2017 Ridwan Kamil, sang arsitek, mengadopsi bentuk topi adat masyarakat sunda, Iket Sunda untuk Masjid Al Safar. Lengkapnya di sini.
Masjid Al Safar rancangan Ridwan Kamil. | PHOTO OLEH : Jasa Marga

iDEAonline – Masjid Al Safar menjadi yang terbesar se-Indonesia yang dibangun di rest area. Dengan luas area mencapai 6.000 meter persegi, Masjid Al Safar berkapasitas hingga 1.200 jamaah.

Ridwan Kamil, sang arsitek, mengadopsi bentuk topi adat masyarakat sunda, Iket Sunda. Dengan desain asimetris, masjid ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti toilet, tempat wudhu, taman dan kolam.

Dia mengibaratkan Masjid Al-Safar bak sebuah permata, dan dapat menjadi ikon rest area KM 88 B.

 "Masjid ini layaknya sebuah permata yang akan tetap bersinar pada malam hari. Namun, sebaik-baiknya masjid adalah masjid yang makmur oleh para jamaah," kata Ridwan

Direktur Utama PT Jasa Marga Persero Desi Arryani mengaku bersyukur pembangunan Masjid Al Safar selesai tepat waktu.

"Saya bersyukur akhirnya masjid ini bisa diresmikan. Saya juga berharap ke depannya masjid Al Safar akan tetap makmur dan barokah, mulai dari bulan Ramadhan hingga seterusnya," kata dia.

Desi menuturkan, Rest Area KM 88 Tol Purbaleunyi ke depan akan dikembangkan menjadi tempat istirahat yang ramai, dan mendukung kelancaran jalan tol.

Selain itu, Jasa Marga juga berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol melalui optimalisasi fasilitas di seluruh rest area yang dikelola perseroan.

 

Sumber properti kompas

 

Editor

Maulina Kadiranti

Cewek Minang yang satu ini punya hobby fangirling (khususnya KPOP). Makan segala hal berbau greentea. Punya ketawa yang aneh. Selalu suka hal yang berhubungan dengan MEDIA dan ART. IG @maumoyaa

Artikel Terkait