Hati-Hati, 5 Macam Pembersih Rumah ini Bisa menjadi Berbahaya!

Oleh : Maulina Kadiranti
/ Kamis, 18 Mei 2017 Ternyata pembersih rumah ini bila salah digunakan malah bisa berbalik menjadi berbahaya bagi Anda dan furnitur ruang lho! Penasaran? Berikut lima macam pembersih rumah yang harus Anda perhatikan.
Hati Hati 5 Macam Pembersih Rumah ini Bisa menjadi Berbahaya

iDEAonline -  Membersihkan rumah merupakan hal yang harus Anda lakukan, sebab banyak bakteri dan kuman yang bersarang di rumah justru bisa membuat Anda dan keluarga sering terkena penyakit. Membersihkan rumah paling menyenangkan bila dilakukan bersama keluarga tercinta, n  amun, tahukah Anda bahwa ada beberapa kesalahan yang tidak disadari saat membersihkan sesuatu? Alih-alih bersih, bahan pembersih yang Anda gunakan malah bisa berbahaya karena merusak barang kesayangan. Apalagi ada beberapa pembersih yang bukan saja berbahaya bagi furnitur, tetapi juga dapat mengakibatkan Anda sesak napas.

Berikut lima macam pembersih yang dapat menjadi berbahaya bila Anda salah menggunakan.  

1. Cuka pada permukaan batu

Sudah menjadi rahasia umum bahwa cuka bisa digunakan untuk menghilangkan noda pada beberapa furnitur rumah tangga, misalnya karpet, kompor, dan kulkas. Meski begitu, jangan menggunakan cuka untuk mengelap permukaan granit atau berbatu karena justru akan menggores atau merusaknya.

2. Campuran pemutih dan amonia

Menambahkan bahan pemutih pakaian dengan amonia, atau produk yang mengandung amonia seperti beberapa pembersih jendela, bisa menimbulkan persoalan serius dan berbahaya.

Pembersih ini bisa menjadi berbahaya Ketika dikombinasikan, mereka akan menghasilkan gas yang dapat membatasi pernapasan Anda. Satu-satunya zat yang bisa dicampur pemutih adalah air.

3. Penghilang noda pakaian

Pembersih ini biasa digunakan untuk penghilang noda pada pakaian justru dapat meninggalkan residu lengket yang menjadi magnet bagi kotoran pada karpet. Gunakan semprotan khusus untuk karpet sebagai gantinya.

4. Pemutih untuk karat

Nah, jika Anda memiliki barang yang berkarat berhati-hati ketika menggunakan pemutih untuk bekas berkarat atau besi berkarat, karena justru malah akan membuat karat lebih awet. Gunakan pembersih kusus untuk menghilangkan bekas karat.

5. Sabun cuci atau detergen

Pembersih ini bisa menjadi berbahaya bagi kendaraan Anda, untuk itu hindari mencuci mobil atau motor Anda menggunakan sabun cuci atau detergen. Zat kimianya bisa merusak cat pelapis pada badan kendaraan Anda. Gunakan sampo khusus untuk membersihkan badan kendaraan.

Sumber: Kompas.com

Foto: Wordpress.com

Editor

Maulina Kadiranti

Artikel Terkait