Ternyata Inilah Jawabannya, Mengapa Kita Jarang Menemui Angka 4 pada Penomoran Lantai Gedung

  • Selasa, 14 November 2017 08:00 WIB

Mengapa Banyak Gedung Bertingkat Menghindari Angka 4 Untuk Penomoran Lantainya? | CTV News

iDEAonline – Coba perhatikan penomoran dari benda-benda di sekitar Anda.

Bisa berupa gedung, nomor rumah, nama produk, dll; umumnya tidak menggunakan angka 4.

Fenomena ini biasanya terjadi di Asia Timur yang menjalar hingga Asia Tenggara.

Seolah-olah angka 4 sengaja dijauhi. Ada apa?

Di Asia Timur, ketakutan pada angka 4 atau tetrafobia menjadi fenomena yang sangat umum.

undefined
foto oleh Elevator Wiki - Fandom

Ini terjadi lantaran dalam bahasa Mandarin empat (pinyin: si, jyutping: sei), bunyinya mirip dengan kata kematian (pinyin: si, jyutping: sei).

Begitu juga dalam bahasa Asia Timur lain, shi (bahasa Jepang) dan sa (bahasa Korea). Pelafalannya terdengar sama dengan kematian.

Maka, menurut tradisi Tionghoa dan fengshui, angka 4 dipercaya sebagai simbol bencana, tidak mendatangkan keberuntungan, dan berbagai hal yang mengarah pada kegagalan.

undefined
foto oleh Today I Found Out

Bila disejajarkan dengan alfabet pun, huruf keempat adalah “D” yang bisa berarti “death”.

Sebagian orang juga menghubungkannya dengan angka sial dari kebudayaan Barat,  yaitu 13 (1+3=4). Walhasil, mitos ini makin menjadi-jadi.

Reporter : Redaksi IdeaOnline
Editor : Maulina Kadiranti

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×