Hindari Beli Rumah di Daerah Terlarang

  • Selasa, 29 Agustus 2017 11:00 WIB

Hindari Beli Rumah di Daerah Terlarang | Shutterstock.com

Rumahguide - Faktor lokasi biasanya menjadi pertimbangan utama ketika memilih rumah. Lokasi dekat fasilitas umum, pusat kota, dan kemudahan sarana transportasi biasanya yang jadi pilihan. Tapi tunggu dulu, Anda juga perlu teliti ketika memilih lokasi. Jangan sampai Anda membeli rumah di beberapa lokasi terlarang ini yang berpotensi harus  dibongkar paksa oleh pemerintah karena berdiri di area yang terlarang.

Karena itu penting bagi Anda untuk lebih teliti dalam memilih lokasi hunian. Anda bisa melakukan survey ke lokasi hunian secara langsung ataupun melakukan pengecekan status tanah ke pemerintah daerah maupun kantor pertanahan setempat. Ini dia beberapa lokasi terlarang yang harus dihindari ketika memilih lokasi hunian.

Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET)

Pemerintah sudah mengeluarkan aturan untuk tidak mendirikan rumah di area sekitar menara SUTET minimal 25m dari ujung titik terluar kabel SUTET. Rumah dekat SUTET juga berbahaya bagi kesehatan penghuninya.

Jalur Hijau

Rumah di jalur hijau adalah rumah-rumah yang peruntukkan lahannya untuk penghijauan dan konservasi. Untuk mengetahui apakah lokasi rumah Anda masuk ke dalam jalur hijau atau tidak, Anda bisa menanyakan ke pemerintah daerah atau mengecek peta rencana pengembangan kota yang tersedia di situs resmi pemerintah daerah.

Garis Sempadan Sungai (GSS)

Area ini harus steril dari bangunan dan berfungsi sebagai jalur hijau. Status kepemilikannya juga punya pemerintah dan tak diperjualbelikan. Jadi, Anda bisa digusur seketika. Lebar GSS adalah ½ x lebar sungai dan diaplikasikan di kedua pinggiran sungai.

 

Teks Emilia Nuriana, Nia Irawan

Reporter : Redaksi IdeaOnline
Editor : Nia Irawan

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×