Ini Dia Tips Menanam Rumput Dengan Benar Agar Tumbuh Subur di Halaman!

  • Minggu, 18 Maret 2018 11:00 WIB

Foto: Savwi.com | Mau Menyulap Taman agar Berbau Imlek? Ini Dia Inspirasinya!

 

PENULIS RAHMA YULIANTI

iDEAonline - Banyak orang mengira menanam rumput di pekarangan itu sangat mudah. Cukup sediakan sebidang tanah, rumput yangakan ditanam, pupuk, lalu disiram. Beberapa bahkan membiarkan saja tanah pekarangan apa adanya. Padahal, pada praktiknya rumput pun memiliki beberapa perlakuan yang harus didapatkan agar dapat membuat tanah pekarangan menjadi lebih indah.

undefined
Foto: Irfan Hidayat
Layaknya tanaman yang menjulang tinggi, rumput pun harus diberi perhatian yang cukup. Agar pekarangan di rumah tidak menjadi lahan uji coba, perhatikan cara-cara yang benar berikut ini.

Rutin Menyiram Rumput

undefined
Cara Menyiram Tentukan Kesehatan Tanaman
Pemahaman yang beredar secara awam adalah penanaman rumput di pekarangan tak perlu penyiraman secara rutin, karena ia akan tumbuh dengan sendirinya. Padahal, jika tidak disirami secara rutin maka rumput dapat mengering lalu mati. Tentu, Anda tak ingin hal tersebut terjadi, bukan?

Gunakan Pupuk Alami di Awal Penanaman

undefined
Foto: wlfkids.blogspot.com
Pada awal penanaman, dianjurkan menggunakan pupuk alami seperti pupuk kandang atau pupuk kompos, tidak menggunakan pupuk kimiawi. Hal ini karena kondisi tanah lebih mudah menyerap zat hara yang ada di pupuk alami. Setelah beberapa minggu, barulah menggunakan pupuk urea.

Tidak Menimpa Rumput Lama

undefined
Foto: grassseedsdirect
Pemilik rumah biasanya tak mau ambil pusing jika rumput di pekarangan rumah mereka mengering dan mati. Cukup membeli rumput baru, dan langsung ditimpa di rumput yang telah mati tersebut. Padahal, perlakuan ini dapat menyebabkan lapisan rumput baru tidak akan menempel pada tanah, serta akarnya pun tidak merekat dengan erat. Baiknya, ketika sebuah lapisan rumput di pekarangan sudah mengering dan mati, kupaslah terlebih dahulu lapisan tersebut, gemburkan tanah yang telah dikupas tersebut, lalu lapisi dengan rumput yang baru. Atau, lapisi rumput yang telah mati dengan lapisan tanah gembur hingga tertutup semuanya, baru dilapisi rumput yang baru.

Satu Area, Satu Jenis Rumput

undefined
Foto: prolawncareandsnow.com
Ada kalanya, karena menginginkan pekarangan rumah terlihat lebih menarik, rumput yang ditanam berasal dari jenis yang berbeda-beda. Rumput gajah mini, rumput jepang, dan rumput gajah dicampur menjadi satu. Tak lupa pula, rerumputan liar yang timbul di sudut-sudut tertentu. Padahal seharusnya pekarangan tidaklah diperlakukan demikian. Agar pekarangan tetap menjadi area yang hijau dan segar, baiknya tanamlah satu jenis rumput saja yang ditanam pada area pekarangan. Hal ini dikarenakan setiap jenis rumput membutuhkan perlakuan tersendiri yang tidak sama.

Reporter : Redaksi IdeaOnline
Editor : Bayu

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×