Sering Salah Kaprah, Orang Dewasa Tak Disarankan Menggunakan Sabun Bayi Meski Punya Masalah Kulit, Ini Dia Alasannya!

Minggu, 25 November 2018 | 13:15
indiamart.com

Ilustrasi sabun bayi

IDEAonline -Tak sedikit orang yang memilih menggunakan sabun bayi, alih-alih sabun yang diperuntukan bagi orang dewasa. Alasannya beragam.

Salah satunya adalah karena mereka mengalami masalah kulit tertentu, sehingga memilih menggunakan sabun bayi yang dianggap lebih mild atau lembut.

Baca Juga : Diam-diam Menikah di Yunani, Suami Olivia Jensen Ternyata Pengusaha Kaya Raya, Tampilan Rumahnya Jadi Sorotan!

Padahal, hal tersebut sebaiknya dihindari.

Demikian diungkapkan Dokter Srie Prihianti, Sp.KK, PhD.

Menurut Srie, sabun bayi dibuat khusus untuk digunakan oleh bayi. Sebab bayi memiliki kondisi kulit yang berbeda, misalnya kulit yang lebih tipis, dan ikatan sel yang longgar.

"Masyarakat kan tahunya produk bayi itu mild, sehingga kalau punya kelainan kulit apa pun dia tidak ingin memperburuknya jadi mandi dengan sabun bayi."

Baca Juga : Pemburu Harta Karun Temukan Amber Room, Bangunan Legendaris yang Sepenuhnya Terbuat dari Batu dan Emas!

Srie menyampaikan ini saat peluncuran produk perawatan kulit bayi sensitif, Cussons Baby SensiCare di JW Mariott Hotel, Kuningan, Jakarta, Senin (5/11/2018) siang.

Sabun bayi

Srie menambahkan, kulit orang dewasa memiliki struktur yang sangat berbeda dengan bayi.

Misalnya, kelenjar minyak yang sudah berfungsi dengan baik, dan banyaknya aktivitas yang dilakukan oleh orang dewasa.

Baca Juga : Sempat Dipaksa Lepas Hijab demi Sinetron, Dhini Aminarti Malah Makin Mantap Behijrah, Intip Yuk Rumahnya!

Dengan sejumlah perbedaan yang ada, tujuan pembersihan kulit dengan mandi menjadi tidak tercapai.

Sebab, sabun bayi dianggap tidak memiliki daya bersih yang cukup untuk orang dewasa.

Bahkan, kata Srie, produk bayi dan anak pun berbeda. Itulah mengapa produk dua kategori itu dibedakan."Kenapa ada produk baru, karena anaknya sudah berubah, sudah aktif. Pergi ke sekolah, kena kotoran, polusi, dan lainnya."

"Jadi produk bayi sudah tidak memadai," tutur Ketua Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia itu.

Baca Juga : Catat! 9 Cara Murah dan Sederhana Ini Ampuh Bikin Rumah Selalu Wangi

Daripada menggunakan sabun bayi, Srie menyarankan pada orang-orang dewasa yang memiliki masalah kulit untuk menghindari sabun antiseptik.

Sebab, penggunaan sabun antiseptik akan membuat struktur lipid pada lapisan kulit ikut terangkat.

Sabun antiseptik, menurut dia, lebih tepat digunakan untuk kondisi kulit tertentu yang mengalami infeksi.

Baca Juga : Awas! 4 Benda yang Sering Kita Gunakan Ini Ternyata Mengeluarkan Racun, Sabun Salah Satunya!

"Yang penting kalau orang dewasa ada masalah kulit, pakai sabun apa saja boleh, tapi jangan antiseptik," kata Srie.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Orang Dewasa Jangan Pakai Sabun Bayi, Apa Alasannya?

Editor : Amel

Baca Lainnya