Rumah 2 Lantai Dibagi-bagikan Secara Gratis untuk Pasangan Muda, Tapi Kenapa Tak Ada yang Mau?

Minggu, 06 Januari 2019 | 13:40

IDEAonline -Banyak rumah di Jepang kini dijual dengan diskon besar-besaran bahkan gratis. Bahkan, beberapa tipe rumah terdiri dari bangunan tingkat dua lantai.

Rumah-rumah tersebut kebanyakan merupakan rumah kosong dan terbengkalai yang berada di desa kecil.

Baca Juga : Seserahan dan Dekorasi Hangus Dua Hari Jelang Pernikahan, Sambil Tersenyum Pasangan Ini Malah Lakukan Hal Tak Biasa di Puing Rumahnya!

Seperti yang diberitakan mStar, Jepang memiliki setidaknya 10 juta rumah yang terbengkalai.

Skema akiya dibuat agar bisa membantu keluarga-keluarga muda untuk memiliki rumah atau terlibat dalam bisnis properti.

Dalam skema akiya tersebut, rumah dijual dengan harga sangat murah, bahkan ada beberapa yang gratis.

Baca Juga : Pernah Disewa Lelaki Hidung Belang, Deretan Artis Kasus Prostitusi Ini Kini Ada yang Berhijab, Rumah Mewahnya Juga Sering Dipamerkan!

Dalam bahasa Jepang, akiya sendiri berarti kosong atau ditinggalkan.

Skema ini juga memberikan subsidi untuk biaya renovasi rumah.

Meski begitu, karena beberapa takhayul yang ada di Jepang, rumah kosong dan terbengkalai sangat susah dijual.

Baca Juga : Didi Mahardika Sebut Vanessa Angel Perempuan Liar, Tempat Tidur Bertabur Mawar Ini Jadi Saksi Keduanya Rayakan Anniversary

Rumah seperti itu sering dihubung-hubungkan dengan bunuh diri, pembunuhan, atau Kodokushi.

Kodokushi merupakan suatu fenomena di mana seseorang meninggal sendirian di rumah karena memang tak punya keluarga atau teman dekat.

Baca Juga : Sering Jadi Bahan Cibiran, Ternyata Lee Kwang Soo Sudah Pacaran dengan Lee Sun bin Selama 5 Bulan, Begini Huniannya yang Ikut Terekspos

Jasadnya baru ditemukan tak bernyawa setelah beberapa lama.

Karena itulah, rumah-rumah seperti itu dianggap buruk.

Ada beberapa persyaratan bagi seseorang yang ingin membeli rumah-rumah itu.

Contohnya, semua anggota keluarga harus berusia tidak lebih dari 43 tahun dan harus ada anak-anak yang berusia cukup untuk masuk SD.

Baca Juga : Stress Lihat Rumah Berantakan Terus? 2 Trik Ini Bisa Bantu Anda Untuk Mengatasinya!

Namun, ada pula beberapa resiko yang membuat banyak orang tak berminat pada rumah Akiya ini.

Pertama, biaya renovasi mungkin akan sama dengan membeli rumah di tempat lain.

Selain itu, ada kemungkinan pemilik properti asli tiba-tiba datang dan meminta kembali hak mereka.

Baca Juga : Dulu Suka BAB Sembarangan, Warga Lampung Selatan Ciptakan Septic Tank Berbahan Dasar Kulit Padi, Cuma Modal 300 Ribu!

Selain itu, bagi sebagian besar warga Jepang, membeli rumah akiya bisa disebut gagal.

Membeli rumah akiya seakan menjadi pilihan terakhir bagi pasangan muda di Jepang.

Sebab, harga rumah cenderung mahal, terutama di Tokyo.

Di Tokyo per Januari 2018, rata-rata rumah standar dijual dengan harga kira-kira 89 juta Yen, atau sekitar Rp 11,4 miliar.

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Rumah Dua Lantai di Kompleks Perumahan Dibagi-bagi Gratis untuk Pasangan Muda, Kok Tak Ada yang Mau?

Editor : Amel

Baca Lainnya