Find Us On Social Media :

Beragam Jenisnya, Inilah 5 Tipe Karpet Berdasarkan Bahan Pembuatnya

Ternyata Beragam Jenisnya, Ini 5 Tipe Karpet Berdasarkan Bahan Pembuatnya

IDEAonline - Karpet adalah elemen inteior yang berfungsi sebagai pelapis lantai.

Tergantung pada bahan, ketebalan, dan teksturnya, karpet dapat menciptakan suasana tertentu di sebuah ruangan.

Ada berbagai jenis karpet yang tersedia di toko furnitur, dan karpet tersebut dikelompokkan berdasarkan bahan, penempatan, metode konstruksi, dan pola.

Apakah kamu mencoba menemukan bahan dan jenis karpet terbaik?

Temukan inspirasi dengan melihat jenis karpet berdasarkan bahan di bawah ini, dari wol hingga sintetis, berbagai bahan karpet memiliki karakteristik unik.

Baca Juga : Rope Rug, Karpet Dibuat dari Tali dengan Teknik Tenun Tradisional

1. Wol

Baca Juga : Ingin Gunakan Karpet pada Ruangan? Inilah 5 Cara agar Menyatu pada Ruang

Wol adalah bahan yang populer untuk karpet.

Karpet dari wol memberikan efek isolasi, kenyamanan, dan kekuatan yang baik.

Karpet dari wol cocok menghiasi ruangan dengan sangat sempurna.

Namun, kelemahan wol adalah menyerap kelembaban dengan cepat.

Karpet jenis ini tidak cocok untuk rumah yang banyak dihuni anak kecil dan hewan peliharaan.

2. Kapas

Kapas lebih murah dan lebih tipis dari wol.

Bahan ini cocok untuk ruangan yang lebih kasual.

Membersihkannya pun lebih mudah untuk karpet ini.

Namun karpet dengan bahan kapas memiliki kelemahan tidak tahan lama.

Kapas adalah bahan terbaik untuk karpet di dapur dan ruang bermain anak-anak.

Baca Juga : Manfaatkan Potensi Limbah, Desainer Belanda Ciptakan Karpet dari Sepatu Tua Adidas

3. Sintetis

Baca Juga : Bisa Jadi Sarang Debu, Ini Cara Pilih Tekstur Karpet yang Tepat

Bahan sintetis, seperti poliester dan nilon, sangat cocok dipakai di ruangan mana pun yang berisiko tinggi terkena tumpahan atau terkena noda.

Bahan sintetis sangat ideal untuk rumah dengan hewan peliharaan dan anak-anak.

Banyak produsen sekarang dapat membuat bahan sintetis yang meniru tekstur karpet lainnya, seperti wol dan serat tumbuhan alami.

4. Rumput, Sisal, dan Rami

Baca Juga : Manfaatkan Potensi Limbah, Desainer Belanda Ciptakan Karpet dari Sepatu Tua Adidas

Karpet dari anyaman rumput (atau serat seperti rumput) biasanya bentuknya tipis, kasar, dan terlihat lebih "pedesaan" daripada mewah.

Jenis karpet ini populer di daerah tropis karena rasanya lebih ringan dan lebih dingin.

Bahan-bahan ini juga tahan lama dan terbarukan.

Namun, rumput anyaman mungkin terasa terlalu kasar bagi sebagian orang.

5. Sutra

Sutra adalah salah satu bahan paling mahal untuk karpet. 

Karpet sutra terasa lembut, memiliki kilau yang indah, dan sempurna sebagai hiasan. 

Karpet sutra membutuhkan teknik pembersihan khusus untuk menjaga bahan tetap utuh.

Bahan ini sering digunakan untuk membuat karpet oriental yang rumit. (*)

Baca Juga : 5 Langkah Hilangkan Noda Kopi Tumpah di Karpet, Mudah dan Murah