Bingung Menata dan Memilih Furnitur di Rumah Baru? Ikuti 7 Panduannya

Rabu, 06 Maret 2019 | 17:20
MakeSpace

Di ruang keluarga, biasanya furnitur paling besar adalah sofa.

IDEAonline - Saat menempati rumah baru, hal yang sering membuat orang bingung adalah bagaimana menyusun furnitur dalam sebuah ruang.

Lahan rumah yang terbatas menuntut kamu untuk cermat dalam memilih dan menata furnitur rumah, sehingga setiap ruangan di rumah bisa berfungsi dengan baik dengan tampilan estetis yang tetap memikat.

Banyaknya variasi model dari furnitur rumah sebaiknya nggak membuatmu impulsif dalam memilih.

Kamu tetap harus memperhatikan dimensi dan desain furnitur yang sesuai dengan luas serta konsep desain ruangan di rumahmu.

Baca Juga : Inspirasi Desain Rumah 40 m2, Nyaman dan Apik Pakai Furnitur Jadi

Jika kamu masih bingung dengan penataan furnitur di rumah baru, coba ikuti panduan dasar ini.

1. Menentukan fungsi ruang

Sebagai langkah awal, tentukan apa fungsi ruang yang akan digarap, siapa yang akan menggunakan ruang tersebut, dan berapa jumlah orang yang akan menggunakannya.

Hal ini berguna untuk menentukan furnitur apa saja yang dibutuhkan dalam ruang tersebut.

2. Menentukan focal point

Tentukan focal point dalam ruangan tersebut, apakah TV, lukisan, cermin, atau jendela dengan pemandangan taman.

Baca Juga : 5 Tips Sebelum Membeli Furnitur Vintage, Cermat Agar Tidak Menyesal

Jika kamu berencana menonton TV dalam ruang tersebut, jarak ideal antara TV dan sofa adalah 3 kali ukuran layar.

Misalnya kamu memiliki TV ukuran 32 inci, berarti jarak sofa dengan TV adalah 96 inci atau sekitar 2,4 m.

3. Posisikan furnitur besar

Untuk mudahnya, tentukan lebih dulu posisi furnitur yang ukurannya paling besar.

Di ruang keluarga, biasanya furnitur paling besar adalah sofa.

Sedangkan di kamar tidur, furnitur paling besar adalah tempat tidur.

Untuk kenyamanan mengobrol, sebaiknya sofa yang berhadapan tidak berjarak lebih dari 2 m.

Baca Juga : Unik, Koleksi Furnitur Ini Dibuat dengan Bahan dari Rumput Laut

4. Perhatikan jalur sirkulasi

Jangan abaikan jalur sirkulasi orang, terutama pada ruang yang posisinya di tengah-tengah seperti ruang keluarga.

Usahakan agar orang yang ingin “menyeberang” akan melewati bagian tepi dari seperangkat sofa dan meja, bukan memotong di tengah-tengahnya.

Bila jalurnya membuat orang terpaksa memotong di tengah, ada baiknya kamu membuat 2 area duduk yang kecil ketimbang 1 area yang luas.

Baca Juga : Seluas 26 M2, Hunian Ini Tampak Lapang dan Nyaman Berkat Compact Furniture

5. Atur posisi meja

Letakkan meja di posisi yang mudah dijangkau dari kursi manapun, tetapi perhatikan jarak idealnya.

Meja pendek di ruang keluarga atau ruang tamu, idealnya diletakkan minimal berjarak 35—45 cm dari sofa.

Fungsinya, agar ada ruang yang cukup bagi kaki sehingga orang dapat duduk dengan nyaman.

Baca Juga : Cocok untuk Ruang Mungil, Perhatikan Membuat Furnitur Multifungsi di Tukang

6. Beri jarak aman

Perhatikan juga jarak yang cukup antara furnitur dengan dinding atau dengan furnitur lainnya.

Untuk ruang makan, jarak ideal antara bagian tepi meja dengan dinding atau dengan furnitur lainnya adalah 1,2 m.

Sedangkan untuk kamar tidur, jarak ideal antara tempat tidur dengan dinding kira-kira 60 cm.

Baca Juga : Plus Minus 4 Pilihan Bahan Pelapis Kayu, Furnitur Pun Jadi Cantik

7. Hindari menempel dinding

Untuk ruangan yang sangat kecil, kamu boleh saja menempatkan semua furnitur menempel pada dinding.

Tapi bila ruangan tidak terlalu kecil, sebaiknya beri jarak antara furnitur dengan dinding.

Tujuannya, selain memberi ruang untuk jalur sirkulasi orang, furnitur yang terpusat lebih memberi kesan lega pada ruang. (*)

Baca Juga : Furnitur Minimalis, Diproduksi Layaknya Pembuatan Perhiasan Emas

Editor : Alfa