Fakta Baru Kasus Pembunuhan Edi Chandra, dari Rumah hingga Hutang Aulia Kesuma

Jumat, 30 Agustus 2019 | 19:31
Facebook Pupung Sadili via Tribun Bogor

Aulia Kesuma bersama suaminya, Edi Candra Purnama atau Pupung Sadili.

IDEAonline- Kasus pembunuhan dan pembakaran Edi Chandra alias Pupung Sadili (54) dan anaknya, Muhammad Adi Pradana alias Dana (23) sudah terlihat titik terang.

Baca Juga: Seharga Rp28 Milliar, Rumah Bekas Kasus Pembunuhan Ini Miliki Interior yang Bikin Takjub!

Dalang dari kasus pembunuhan sadis itu tak lain adalah Aulia AK (35) istri muda dari Edi Chandra Purnama, sekaligus ibu Tri dari M. Adi Pradana.

Aulia Kesuma sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kompas.com/Budiyanto

Kondisi Mobil Yang Telah Terbakar

Tidak hanya AK, melansir dari Tribun Jabar, GK juga merupakan salah satu tersangka yang terlibat dalam pembunuhan ini.

GK terduga sebagai yang melakukan penyiraman bensin dan pembakaran mobil, serta sempat dilarikan ke rumah sakit dengan luka bakar 30%.

Baca Juga: Seharga Rp28 Milliar, Rumah Bekas Kasus Pembunuhan Ini Miliki Interior yang Bikin Takjub!

Saat datang ke rumah sakit, AK mengaku pada petugas medis bahwa ia adalah ibu dari GK.

Terbakar di kawasan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Pupung Sadili dan Dana diduga telah dibunuh terlebih dahulu.

Edi dibunuh dengan diracun oleh pembunuh bayaran, sedangkan Dana tewas setelah dibunuh dan diberi minuman keras oleh GK.

Kompas.com/Rindi Nuris Velarosdela

Pembunuh Bayaran A dan S yang Disewa Oleh AK, sudah diringkus Polisi

Pembunuh bayaran yang berasal dari Lampung yakni Kusmawanto Agus alias A dan Muhammad Nur Sahid alias S, saat ini keduanya telah diamankan di Polda Metro Jaya.

AK tega menghabisi nyawa suami serta anak tirinya karena terlilit hutang.

Baca Juga: Jual Tanah Hingga Mobil untuk Biaya Hidup Bersama Mantan Istri, Galih Ginanjar Dituduh Berhutang Rp95 Juta pada Mantan Kakak Ipar

Dilansir dari Tribun, "Di bank A tersangka punya utang Rp 7 miliar, di bank B tersangka memiliki utang Rp 2,5 miliar dan tersangka juga memiliki utang kartu kredit sebanyak Rp 500 juta.

Sehingga total utang si tersangka ini adalah Rp 10 miliar," kata AKBP Nasriadi di Mapolres Sukabumi, Rabu (28/8/2019).

Tangkap Layar Youtube/KompasTV

Tampak Rumah Bertingkat Miliki Tersangka dan Korban

AK sempat meminta izin untuk menjual rumah yang mereka tinggali di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan untuk membayar hutang tersebut.

Usulan tersebut tentunya tidak disetujui oleh Pupung hingga terjadi pembunuhan lantaran AK merasa kesal dengan suaminya.

Baca Juga: Pertama Kalinya dalam 50 Tahun Rumah Bekas Pembunuhan Ini Berhasil Dijual, Harganya Tak Fantastis!

Tangkap Layar Youtube/KompasTV

Rumah dari Tersangka dan Korban Sudah di Beri Garis Polisi

Rumah tingkat dua tersebut sekarang sudah dipasang garis polisi.

Rumah yang ditinggali oleh lima orang, yakni Pupung Sadili, Dana, AK, GK dan anak dari AK dan Pupung sempat terbakar sebelum terjadinya pembunuhan.

Tangkap Layar Youtube/KompasTV

Lantai Dua Rumah Korban dan Tersangka

Dijanjikan pembayaran sebesar Rp 500 juta, AK baru membayar uang senilai Rp 130 juta.

Saat ini polisi sedang mencari suami dari ART AK yang menjadi penghubung antara AK serta S dan A.

Semoga bisa mendapat hubungan setimpal ya, IDEA Lovers.

(*)

Editor : Maulina Kadiranti

Baca Lainnya