Sejuk nan Nyaman dari Luar, Enggak Sangka Rumah ini Miliki Kisah Pembunuhan Berantai yang Sadis hingga Setubuhi Mayat Korbannya

Kamis, 03 Oktober 2019 | 16:00
aol.com

Rumah Jeffrey Dahmer Pembunuh Berantai

IDEAonline- Rumah yang indah terkadang tidak terlepas dengan kejadian masa lalu yang ada.

Bagaimana ketika sebuah rumah memiliki latar belakang sebagai tempat kasus pembunuhan?

Kisah pembunuhan berantai selalu jadi kisah yang menyeramkan.

Terutama jika itu bukan hanya terjadi di film tetapi di dunia nyata.

Baca Juga: 6 Pengembang Bersinergi Bikin Komite, Gaungkan Timur Jakarta Hunian Nyaman Bebas Macet & Anti Polusi

Salah satu kisah pembunuhan yang paling menakutkan dan menggemparkan publik adalah kisah pembunuhan yang dilakukan Jeffrey Dahmer.

Ia dikenal seorang pembunuh berantai asal Amerika Serikat yang tega menghabisi nyawa 17 orang.

Tetapi kemudian pengadilan memutuskan Dahmer bersalah karena membunuh 15 orang.

Baca Juga: Menerapkan Suasana Cafe, Tilik Kantor Karya Delution yang Sempat Mejeng di Ajang HDII Award 2017

Pembunuhan dilakukan terhadap laki-laki termasuk di antaranya anak-anak.

Rob Dyke

Jeffret Dahmer, Pembunuh Berantai

Kebanyakan pembunuhannya terjadi antara tahun 1987 dan 1991.

Ia tak hanya membunuh tetapi juga memperkosa dan memutilasi.

Ia juga mengidap nekrofilia atau penyimpangan seksual yang senang menyetubuhi mayat.

Sosok Dah­mer memiliki tinggi 175 cm, tegap dan be­ram­but ikal.

Baca Juga: Tanaman Hias Daun Tak Melulu Hijau, Ragam Warnanya Cerahkan Taman

Ia bagaikan tokoh film horor yang men­jadi keny­ataan.

Dile­mari es di da­pur tem­pat tinggal­nya, ia meny­im­pan dua jan­tung orang dan tiga kepala manu­sia.

Di da­pur itu ada se­buah gen­tong be­sar berwarna biru tem­pat melarutkan daging manu­sia.

Ada juga se­buah panci un­tuk mere­bus kepala agar gam­pang dikuliti.

Baca Juga: Utamakan Keamanan, Ini Dia Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Step Nosing

Dahmer tumbuh dewasa di sebuah rumah yang tampak seperti peternakan yan berada di pinggiran kota di Akron, Ohio.

Di rumah inilah Dahmer melancarkan aksi pembunuhan pertamanya!

aol.com

Rumah Jeffrey Dahmer Pembunuh Berantai

Penasaran bagaimana tampilan rumah pembunuh berantai ini?

Rumah ini dibangun pada tahun 1952.

Dahmer dan orang tuanya pindah ke rumah pada tahun 1968 ketika ia berusia 8 tahun.

Baca Juga: Sewa Satu Gerbong Kereta, Mayangsari dan Geng Sosialitanya Bertandang ke Rumah Mewahnya di Purwokerto

Sepuluh tahun kemudian, dia melakukan pembunuhan pertamanya di rumah ini.

Ia membunuh seorang pejalan kaki bernama Stephen Hicks yang dibawanya pulang dan kemudian mengubur jasadnya di hutan.

Baca Juga: Berbanding Terbalik dengan Jennifer Dunn yang Pamer Rumah Rp42 M, Sarita Abdul Mukti Akui Jatuh Miskin Hingga Harus Jual Rumah

Pada tahun 2005, Chris Bulter pendiri band "The Waitresses" membeli rumah tersebut seharga 244.500 dollar karena tertarik dengan gaya arsitektur ala 1950-an.

aol.com

Rumah Jeffrey Dahmer Pembunuh Berantai

Rumah yang terletak di tengah hutan ini seluas 207 meter persegi.

Luasnya rumah menjadi tempat masa kecil Dahmer bermain dan berlarian.

Rumah ini terdiri dari tiga tempat tidur dan terlindungi oleh pepohonan.

Baca Juga: Berbanding Terbalik dengan Jennifer Dunn yang Pamer Rumah Rp42 M, Sarita Abdul Mukti Akui Jatuh Miskin Hingga Harus Jual Rumah

Rumah dengan gaya modern ini memiliki ruangan terbuka dengan jendela yang besar menjulur dari lantai hingga langit-langit.

Hal ini membuat pemandangan ke arah hutan terlihat jelas.

Terduhnya rumah ini akhirnya tercoreng dengan ulah Dahmer yang melalukan aksi kejamnya membunuh orang.

Artikel ini telah tayang di Wiken.grid.id dengan judul

Dikenal Sebagai Pembunuh Berantai yang Senang Setubuhi Mayat, Pria Ini Ternyata Lakukan Aksi Pertamanya di Rumah yang Mirip Peternakan

(*)

Editor : Maulina Kadiranti

Baca Lainnya