Agar Tanaman Subur, 5 Lapisan Ini Wajib Ada pada Struktur Roof Garden

Sabtu, 02 Mei 2020 | 16:00
Eric Dinardi

Secara tak langsung, taman atap berfungsi sebagai insulator panas.

IDEAOnline-Struktur lapisan pada roof garden diperlukan agar tanaman dapat tumbuh baik serta material atap tetap terlindungi dari kerusakan mekanik (manusia, air, angin, dan debu).

Selain itu, lapisan pada roof garden turut meminimalkan kerusakan akibat proses muai dan susut material atap.

Berikut lapisan-lapisan yang umum digunakan pada roof garden.

1. Lapisan Waterproofing

Mutlak diaplikasikan karena dak/pelat atap rawan bocor.

Lapisan kedap air akan melindungi plat dari rembesan air saat hujan maupun penyiraman.

Jenis waterproofing ada 2, yaitu membran cair (liquid applied membrane) dan membran lembaran (sheet membrane).

Cairan pelapis dapat berupa bahan aspal emulsi (bitumen), cairan yang mengandung epoxy, atau cat yang mengandung karet (chlorinated rubber paint).

Baca Juga: Lahan Terbatas Pengin Punya Taman Atap? Jangan Langgar Saran Arsitek Ini!

aj-3d.com

Susunan lapisan atap hijau.

2. Lapisan Pelindung

Lapisan ini berfungsi melindungi lapisan waterproofing dari gangguan mekanik, seperti desakan akar, kerusakan akibat bahan kimia,atau kecerobohan saat penanaman.

Selain penggunaan lapisan konkret, material pelindung yang lebih modern berupa lapisan insulasi ringan yang tersusun atas bahan PVC, penyerap ultraviolet, dan fiber glass dengan ketebalan 1-3 mm.

Bila telah menggunakan drainage cell berbahan polystyrene, biasanya lapisan ini tak dipakai.

3. Lapisan Drainage Cell

Ini adalah pengganti penggunaan batu koral dan agregat yang berfungsi sebagai tempat cadangan air untuk keperluan tanaman, sekaligus mengarahkan kelebihan air ke saluran pembuangan.

Lapisan dengan ketebalan 0.6-5.2 cm ini lebih hemat ketimbang batu koral dan agregat yang mencapai tebal 10-15 cm.

Selain itu, drainage terbuat dari bahan polystyrene sehingga ringan, tahan lama, kedap air (mampu melindungi lapisan waterproofing), mudah dipasang dan lebih murah.

Baca Juga: Fakta tentang Taman Atap, Efektif Simpan Air Hujan, Bantu Cegah Banjir

Springhill, Kemayoran

Pemilihan jenis tanaman untuk taman atap penting diperhatikan.

4. Lapisan Geotextile

Lapisan yang digunakan sebagai lapisan pemisah/separator dan filter untuk menyaring partikel-partikel media tanam supaya tak masuk ke dalam lapisan drainage cell dan menyumbat lubang pembuangan air.

Ada 2 jenis geotextile di pasaran, yaitu jenis yang tersusun atas benang-benang yang ditenun secara teratur (woven geotextile) dan terbuat dari susunan filamen-filamen yang secara acak disatukan secara mekanik, kimia, dan pemanasan (non woven geotextile).

5. Lapisan Media Tanam

Media tanam pada roof garden dipilih yang bersifat ringan, mampu menyimpan zat hara dari pupuk, punya kelembapan normal, dan cukup padat tapi berporositas baik.

Umumnya komposisi media tanam berupa campuran tanah (lapisan top soil) dengan pasir, sekam bakar,dan pupuk.

Pecampuran media tanam ini ditujukan agar media tak lekas mengeras dan beban beton lebih ringan.

Digunakan juga pasir urug setebal ±5 cm dibawah media tanah sebagai filter alami.

Saat ini, banyak perusahaan yang menjual produk media tanam hasil olahan dari bahan selain tanah yang lebih ringan.

Baca Juga: Inilah Tanaman yang Pas untuk Taman Atap, Kriteria dan Jenisnya!

Editor : Maulina Kadiranti