Persiapan New Normal, Rapid Test Berkonsep Drive Thru Dilaksanakan Perumahan Asya, Gratis bagi Masyarakat Umum

Sabtu, 30 Mei 2020 | 16:00
Dok. JGC

Antrean mobil di gerbang perumahan Asya, mengikuti rapid test Covid-19 gratis di JGC, Jakarta Timur (27/5)

IDEAOnline-Menyikapi arahan pemerintah tentang rencana penerapan New Normal dan turut membantu mencegah penyebaran Covid-19,Asya, hunian terpadu di Jakarta Garden City yang dikembangkan oleh PT Astra Modern Land memberikan layanan rapid test Covid-19 gratis dengan konsep drive thru.

Dalam pelaksanaan rapid test ini, Asya berkolaborasi dengan Halodoc, Pulse dari Prudential, dan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, sebagai penyelenggara drive thru rapid test.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai 27 Mei 2020, berlokasi di lapangan parkir dekat danau Asya, Jakarta Garden City.

Disampaikan oleh Presiden Direktur PT Astra Modern Land, Wibowo Muljono, kegiatan ini menyikapi arahan pemerintah yang dalam waktu dekat akan memberlakukan kondisi new normal di mana perkantoran maupun beberapa layanan umum sudah mulai beroperasi.

“Salah satu syarat pekerja dapat kembali beraktivitas di kantor yaitu harus sehat dan negatif dari Covid-19. Oleh karena itu, kami mengundang seluruh masyarakat untuk dapat memanfaatkan layanan gratis drive thru rapid test,” jelasnya.

Masyarakat yang ingin mengikuti rapid test diarahkan untuk mengunduh aplikasi Pulse by Prudential dan Halodoc pada perangkat ponsel mereka.

Kemudian mengisi data informasi diri pada aplikasi Pulse by Prudential dengan memilih menu “Test Cepat Covid-19 Gratis”.

Setelah melakukan pendaftaran, masyarakat akan mendapatkan kode voucher untuk mengikuti tes gratis melalui aplikasi Halodoc.

Baca Juga: Waspadai Penularan Virus Corona dari OTG dan Kenali Gejala Baru Covid-19

Dok. JGC

Selain Rapid Test gratis, Asya juga membagi masker dan hand sanitizer kepada masyarakat.

Masyarakat yang sudah mendapatkan kode voucher dapat menentukan tanggal dan waktu pemeriksaan di aplikasi Halodoc dengan memilih “Rapid Test Asya at JGC by Mitra Keluarga”.

Jika pendaftaran telah dikonfirmasi, maka masyarakat dapat melakukan rapid test di lokasi pemeriksaan sesuai dengan tanggal dan waktu yang dipilih dengan menunjukkan bukti pendaftaran saat masuk checkpoint registrasi.

Setelah itu, masyarakat dapat mengikuti instruksi dari petugas kesehatan dengan tetap berada pada kendaraan saat menunggu antrian, ataupun saat melakukan pemeriksaan untuk tetap menjaga jarak.

Pemeriksaan rapid test ini dilaksanakan secara drive thru, sehingga hanya memerlukan waktu yang sebentar, di mana proses pengambilan darah hanya membutuhkan kurang lebih tiga menit.

Terdapat dua jalur untuk mobil, dan satu jalur motor.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel darah pada ujung jari yang telah dibersihkan dengan alkohol.

Sampel darah digunakan untuk mendeteksi Imunoglobulin G dan Imunoglobulin M (IgG dan IgM) anti SARS Cov2, yakni antibodi yang terbentuk oleh reaksi tubuh saat mengalami infeksi SARS Cov2.

Setelah hasil divalidasi oleh tenaga medis RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, hasilnya dapat dilihat dalam aplikasi Halodoc.

Baca Juga: Kaya Raya Hingga Bisa Jalani Rapid Test dan Swab PCR Tanpa Harus Keluar, Warganet Iri Olla Ramlan Bisa Tes Covid-19 di Rumah

Dok. JGC

Rapid test Covid-19 gratis berlokasi di lapangan parkir dekat danau Asya, Jakarta Garden City, Jakarta Timur (27/5).

Dengan rapid Test ini, akan dapat diketahui langkah yang tepat selanjutnya, sehingga jika hasilnya reaktif maka dapat segera ditangani dengan baik dan meminimalisir penyebaran virus tersebut,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 RW 14 Jakarta Garden City, Lukito Gunawan.

Namun, tetap harus diingat bahwa rapid test ini bersifat screening awal dan hasilnya adalah probable. Bila didapatkan hasil antibodi reaktif, kemungkinan terinfeksi Covid-19 harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan PCR dari spesimen saluran napas.

Perlu diingat juga bahwa IgG reaktif, bisa bertahan beberapa bulan meskipun telah sembuh dari Covid-19.

Demikian pula jika hasilnya non-reaktif masyarakat tetap harus melakukan karantina mandiri dan melakukan pemeriksaan secara periodik selama tujuh hingga 10 hari ke depan.

Sementara itu, CEO Halodoc, Jonathan Sudharta mengatakan “Sebagai mitra resmi pemerintah dalam pelaksanaan rapid test, Halodoc secara aktif menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia, salah satunya dengan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan layanan rapid test Covid-19. Masyarakat juga dapat melihat hasil pemeriksaan mereka di aplikasi Halodoc,” jelas Jonathan.

Baca Juga: Dinyatakan Negatif dari Hasil Rapid Test Tetap Harus Isolasi 14 Hari, Ini Alasannya!

#BerbagiIDEA #Berbagicerita #BisadariRumah #GridNetwork

(*)

Editor : Maulina Kadiranti

Baca Lainnya