Tile Populer Sepanjang Masa untuk Dapur, Ini Kriteria Memilihnya

Minggu, 31 Mei 2020 | 15:30
boredpanda.com

Dapur mewah dan elegan.

IDEAONline-Mengikuti perkembangan zaman, desain dapur berubah seiring waktu.

Hal ini pun diikuti dengan perkembangan desain pada material pembentuknya.

Produk tile begitu sering disebut saat kita bicara dapur.

Dari waktu ke waktu, tile seakan tak pernah ditinggalkan saat orang akan membuat dapur.

Tile dapat diaplikasikan pada hampir seluruh elemen dapur seperti lantai, dinding, backpanel, dan bahkan pelapis pintu kabinet.

Lantas, dari begitu banyaknya produk tile berkembang di pasar saat ini, kriteria apa yang harus diterapkan untuk memilihnya?

Mengilap yang Terkesan Bersih

Tile dengan permukaan polish (mengilap) adalah pilihan utama.

Kilap yang ditimbulkan memberi efek mewah dan secara psikologis mencitrakan sesuatu yang bersih dan sehat.

Inilah kondisi yang selalu ingin diwujudkan di dapur.

Meski demikian, produk unpolish pun cocok dipakai di dapur.

Baca Juga: Mengenal Homogeneous Tile, Nat Kecilnya Tak Bikin Kuman Bersarang

Ruang dapur dengan tile polish yang menilap.

Produk tile yang unpolish sebenarnya lebih tahan terhadap noda karena dia tidak mengalami proses polish.

Proses polish bukan melapisi permukaan produk dengan cairan pengilap tertentu tetapi menggosok produk sampai muncul kilapnya.

Hal inilah yang membuat produk polish lebih terbuka pori-porinya dibanding dengan produk unpolish.

Motif Marmer

Selain efek kilap, jenis motif menjadi pertimbangan kedua.

Motif marmer tidak pernah ditinggalkan karena banyak orang ingin dapurnya tampil elegan, dan marmer adalah material yang secara karakter mewakili sifat elegan ini.

Ukuran

Ada begitu banyak pilihan ukuran tile di pasar, baik yang berupa keramik biasa maupun keramik homogen.

Untuk pengaplikasian tile sebagai tabletop, produk tile berukuran besar, supaya dapat menutup sempurna permukaan meja dapur tanpa harus ada nat di sana.

Baca Juga: Porceline Tile Menarik untuk Dilirik, Apa Bedanya dengan Granite Tile?

FOTO:RICHARD/PROPERTI: FEDIE MULIA & RIA SARWONO, NDALEM, JAKARTA

Selain kamar mandi, dapur juga harus dipastikan baik kondisinya jika mau menjual rumah.

Adanya nat berarti akan memungkinkan kotoran bersarang. Karenanya, tidak direkomendasikan digunakan sebagai tabletop, mengingat ukuran besar yang tersedia baru berkisar: 40cmx40cm, 60cmx60cm, dan 60cmx120cm.

Dan dengan ukuran ini, masih memungkinkan hadirnya nat pada sambungannya.

Di pasar ada produsen tile yang khusus memproduksi produk tile untuk penggunaan tabletop.

Salah satu produk itu adalah batu alam onyx yang diresin dan diproduksi dalam bentuk tile tanpa potongan dan kualitas kuat dan tahan terhadap panas dan air.

Aksen

Warna netral paling banyak dipilih untuk dapur.

Agar ada sesuatu yang menarik perhatian, maka dibutuhkan aksen.

Mengikuti berkembangnya zaman, produsen tile pun mengeluarkan motif-motif baru pada koleksi mosaiknya.

Dan bahkan produk ini bisa dipesan secara custom.

Produsen memberi peluang bagi konsumennya yang ingin mengeksplor idenya dengan permintaan produk secaracustom, sehingga motifnya bisa sangat bervariasi sesuai selera.

Dan bagi kamu yang tak suka mozaik, dapat mengaplikasikan kombinasi keramik dengan beberapa ukuran sesuai selera dengan memesan produk cutting ke produsen.

Baca Juga: Keramik Subway Tile, Material Backsplash yang Murah dan Kekinian

#BerbagiIDEA #Berbagicerita #BisadariRumah #GridNetwork

(*)

Editor : Maulina Kadiranti

Baca Lainnya