Meski Pandemi, 5 Hal Ini Jadi Alasan Kamu Layak Merenovasi Rumah

Selasa, 27 Juli 2021 | 15:30
kompas.com

Ilustrasi renovasi rumah.

IDEAOnline-Pengaruh iklim, perubahan siang dan malam, panas dan dingin, serta penggunaan dan pengoperasian setiap hari adalah beberapa faktor penyebab rumah menurun kondisinya dan perlu renovasi.

Memang, rumah yang kita tinggali akan lekang oleh waktu. Ada saatnya perlu direnovasi untuk mempertahankan fungsinya sebagai pelindung dan menjaga keindahannya.

Di luar ini, tentu banyak juga di antara kamu yang ingin renovasi karena sifat alamiah yang muncul di mana ingin ada perubahan dalam rumah.

Menurut pengalaman banyak orang, merenovasi rumah adalah sebuah pekerjaan yang menguras tenaga dan pikiran.

Perlu kesiapan fisik dan psikis yang prima untuk melakukannya.

Tak sekadar capainya badan karena sibuk menyiapkan ini dan itu.

Namun hal yang lebih menguras emosi dan sering menimbulkan stres adalah ketika pikiran terganggu oleh munculnya kepanikan-kepanikan tertentu yang disebabkan oleh beberapa hal ini.

Masa pandemi juga sering membuat kita berpikir ulang untuk mengundang tukang ke rumah untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga: Bikin Nyaman Kerja dari Rumah, Desain Ruang Kerja dengan Cara Ini Yuk!

Kontraktor Interior Jakarta

Ilustrasi renovasi atau membangun rumah.

Ketika kondisi sudah dirasa aman, dan renovasi bisa dimulai, beberapa hal harus disiasati agar renovasi berjalan lancar.

Pastikan tukang dapat menterjemahkan keinginan kamu. Pun cermatlah memilih material yang tepat.

Sebab jika ada kesalahan untuk hal ini, akan menyebabkan bengkaknya biaya dan juga waktu.

Ketika uang yang dicadangkan sudah menipis, akhirnya terpaksa renovasi dijalankan tak seperti yang diharapkan, asal-asalan, tergesa-gesa tanpa rencana.

Menetapkan tujuan renovasi sedari awal adalah kunci keberhasilan sebuah renovasi sehingga perencanaan dapat disusun dengan baik.

Adakah salah satu dari enam hal ini menjadi tujuan renovasimu?

Yuk, tetapkan dulu sebelum mulai bikin perencanaan!

1. Ada bagian rumah yang rusak

Rumah tak lagi nyaman karena ada bagian bangunan, struktur, atau material yang rusak.

Dinding keropos terserang rayap, atap bocor di sana-sini, yang jika dibiarkan dapat menimbulkan gangguan fisik maupun mental bagi penghuni.

Baca Juga: Ingin Sehat? Perhatikan Kualitas Air yang Kamu Minum Jangan Sampai Tercemar, Cek dengan Cara Ini

Idea.Grid.ID

Ilustrasi-Mengganti lantai saja termasuk dalam jenis renovasi ringan.

2. Mengikuti gaya pribadi

Ingin rumah sesuai karakter pribadi, sebab dulunya rumah dibeli dari developer atau tangan orang lain sehingga desain, tataletak, pilihan material, dan sentuhan akhir tak sesuai dengan karakter pemilik rumah.

3. Ruang sudah terasa sumpek

Rumah terasa sempit dan sumpek karena bertambahnya perabot yang dibeli atas kebutuhan atau keperluan karena bertambahnya anggota keluarga.

4. Ingin nambah ruang

Kebutuhan akan ruang tambahan sudah mendesak karena bertambahnya anggota keluarga baru entah anak, kerabat, atau orang lain yang ikut menghuni rumah atau meningkatnya aktivitas anggota keluarga.

5. Bosan dan ingin penyegaran

Pertimbangan psikis, bosan dengan penampilan rumah yang sekarang atau ingin suasana baru. Ingin kembali menjadikan rumah sebagai oase yang menyejukkan untuk melepas penat setelah seharian bekerja.

Hal ini penting dilakukan untuk menyiasati pandemi di mana rumah menjadi pusat segala kegiatan. Rumah yang nyaman akan memberi semangat dan mendukung kesehatan seisi rumah.

Baca Juga: Lantai Kaca Bikin Rumah Terkesan Ringan dan Melayang, Begini Konstruksinya

#BerbagiIDEA

Editor : Maulina Kadiranti