Cegah Bocor pada Lantai, Pastikan Kontraktor atau Tukang Melakukan 6 Hal Ini saat Membangun

Rabu, 11 Agustus 2021 | 11:30

Bocor tak hanya berasal dari atap atau didning yang bermasalah, bisa juga dari lantai.

IDEAOnline-Lantai adalah elemen bangunan yang biasanya paling jarang diganti jika tak terjadi masalah yang mendesak.

Membongkar lantai saat bangunan sudah jadi akan mengganggu semua aktivotas rumah dan sangat merepotkan.

Untuk itu, jangan pernah speelekan perencanaan awal saat membuat lantai.

Untuk mencegah terjadinya masalah lantai khususnya bocor, cara berikut ini bisa IDEA Lovers lakukan.

1. Lantai Bangunan Lebih Tinggi

Idealnya, ketinggian lantai sebuah rumah harus lebih tinggi dari permukaan tanah asli.

Tak hanya untuk mencegah kebocoran

Saja, hal ini pun dimaksudkan untuk mencegah kemungkinan banjir memasuki rumah. Sebaiknya, lantai didesain dengan ketinggian lebih dari 50cm, jika dihitung dari permukaan tanah asli.

Jika dihitung dari permukaan saluran drainase kota di depan rumah, idealnya desain lantai keti nggiannya 1m dari drainase tersebut.

Baca Juga: Cerdas Bikin Kontrak Kerja agar Kontraktor Bekerja sesuai Harapan, Ini Alasan Garansi Minimal Melewati Satu Kali Musim Hujan

Idea.Grid.Id

Lantai bocor merusak semua yang di atasnya.

2. Hadirkan Sumur Resapan

Sumur resapan berguna untuk menampung genangan-genangan air tanah yang bisa membuat hunian bocor.

Buat sumur resapan dengan kedalaman yang sesuai dengan peraturan daerah setempat yang berlaku, atau batas ambang ketinggian permukaan air tanah yang ada di daerah hunian.

3. Hindari Material Lantai Berdaya Serap Tinggi

Meskipun dalam perihal kebocoran jenis material lantai tak terlalu berpengaruh, ada baiknya IDEA Lovers menghindari pemakaian material lantai berdaya serap tinggi, seperti marmer, teraso, dan beton.

4. Rekayasa Penahan Air

Salah satu cara mencegah kebocoran dari lantai adalah menambahkan material-material yang dapat menahan air, seperti lapisan dasar waterproofing sheet dan sejenisnya.

Selain itu, lapisan beton pun harus memiliki kualitas yang baik agar tak mampu ditembus air.

Baca Juga: Tak Mau Stres karena Hasil Renovasi Mengecewakan? Ini 5 Pertimbangan Memilih Kontraktor

Tabloid RUMAH

Ilustrasi kebocoran pada lantai.

5. Drainase Bawah Tanah

Sub drain atau drainase bawah tanah merupakan salah satu cara untuk mencegah bocor.

Letaknya berada di bawah dasar lantai bangunan hunian.

Dengan lubang drainase di bawah tanah seperti ini, air tanah yang mulai naik akan dialirkan, sehingga ti dak naik ke permukaan lantai dan menembus sela-sela nat.

6. Desain Rumah Panggung

Untuk kondisi tanah yang sangat parah—rawan banjir dan bocor—ada baiknya kamu menggunakan desain rumah panggung, yaitu desain yang tak membiarkan lantai berhubungan langsung dengan tanah, dalam jarak sekitar 20–50cm.

Konsultasikan dulu terhadap arsitek atau teknisi sipil yang lebih mengerti pada hal ini.

Baca Juga: Mau Pakai Arsitek untuk Membangun Rumah Impian? Perlu Tahu Ini!

#BerbagiIDEA

Editor : Maulina Kadiranti