Yakin, Membeli Rumah di Metaverse? Simak Dulu Penjelasan Ini!

Sabtu, 02 April 2022 | 12:30
Komaps.com

Ilustrasi metaverse.(PIXABAY.COM/ MOHAMED HASSAN)

IDEAOnline-Metaverse tengah ramai dibicarakan.

Sebagai platform digital yang digunakan pengembang untuk berinteraksi dengan pembelinya, beberapa orang masih merasa ragu dan mempertanyakannya.

Apalagi soal properti, seseorang tentu memiliki pertimbangan cukup matang sebelum memutuskan berinvestasi.

Hal tersebut patut dimaklumi, tidak semua orang sudah mengenal Metaverse. Karena platform tersebut merupakan hasil pengembangan terbaru dari jaringan dunia virtual.

Kendati begitu, pakar real estat dari Colliers International menilai bahwa siap atau tidak, Metaverse sudah menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan.

Tidak hanya mendobrak fisik, platform ini juga membuat definisi ulang terhadap sektor real estat yang umumnya telah dikenal.

"Metaverse akan lepas landas. Tidak ada keraguan tentang itu. Arah pasti yang akan diambil masih belum ditentukan, tetapi kemungkinannya sangat besar," ujar Managing Director Occupier Service Asia,Abhishek Bajpai, dikutip dari situs resmi Colliers, Jumat (01/04/2022).

Seperti The Sandbox dan SuperWorld, komunitas virtual itu telah memanggil para investor, pengembang, penghuni, dan seluruh generasi.

Terlepas dari konsepnya yang baru lahir, Metaverse kini berada di puncak untuk mengobarkan revolusi real estat.

Baca Juga: Dampak Metaverse pada Pasar Real Estat, Platform Interaktif Pengembang dan Pembeli Potensial

Baca Juga: Berkonsep Arsitektur Urban, Kepoin Desain IKN dalam Bentuk Metaverse

Dibuktikan dengan penjualan tanah virtual melebihi 500 juta Dollar AS atau sekitar Rp 7,18 triliun pada 2021, dan diperkirakan bakal berlipat ganda pada 2022.

Metaverse merupakan langkah logis berikutnya dalam evolusi internet.

Sama seperti kemajuan teknologi yang membawa masytarakat dari modem dial-up ke broadband yang sangat cepat.

Ditambah lagi merebaknya Covid-19 telah membuat kehidupan seseorang lebih banyak dihabiskan secara virtual.

Mulai dari pengalaman ritel hingga interaksi kerja.

Head of Valuation & Advisory Services Hongkong,Hannah Jeong menambahkan, saat ini orang-orang masih sangat penasaran dengan keistimewaan dari Metaverse.

Namun untuk menjawabnya pun cukup mudah.

Metaverse merupakan tempat di mana seseorang dapat melakukan apa saja.

Tidak peduli siapa atau apapun itu. Termasuk dalam bisnis real estat, semua orang bisa mengakses dan memanfaatkannya.

Ditambah lagi, properti virtual relatif mudah untuk dibuat, diuji coba, dan ditingkatkan.

"Pengembang, pemilik tanah, dan penghuni dapat menjelajahi Metaverse untuk melengkapi penawaran mereka di dunia nyata,"pungkas Jeong. Artikel ini telah tayang di Kompas.comdengan judul Masih Ragu Beli Properti di Metaverse? Begini Penjelasan Para Ahli Cek berita seputar hunian dan inspirasi terkini di websitewww.ideaonline.co.id,Facebook IDEA Online,TikTok IDEAonline,Instagram @ideaonline,Instagram @tabloidrumah, danYoutube IDEA RUMAH.

#Rumahminimalis #Berbagiidea #Berbagicerita #Bisadarirumah #Gridnetwork #Rumahtropis #ConsciousLivingIDEA #ConsciousLiving

(*)

Editor : Johanna Erly Widyartanti