Wajib Dilakukan jika Rumah Terasa Makin Sempit, Stop Kebiasaan Konsumtif dengan Cara Ini!

Rabu, 27 April 2022 | 10:30
Thespruce.com

Mengelola perabot rumah jadi solusi jika rumah terasa semakin sempit.

IDEAOnline-Masalah klise pada rumah adalah semakin hari akan semakin terasa sempit.

Mengikuti pertumbuhan penghuni rumah dan peningkatan kebutuhannya, akan semakin membuat rumah sempit oleh hadirnya perabot baru.

Padahal lahan rumah segitu-gitu saja, tak bisa ditambah karena sudah mentok kanan, kiri, depan, belakang, dengan lahan rumah tetangga.

Jika meningkat rumah pun tak memecahkan masalah makin sempitnya rumah, maka cara satu-satunya adalah melalui penataan isi rumah alias perabotnya.

Selain itu yang tak kalah penting adalah mengurangi atau bahkan menyetop budaya konsumtif terhadap barang-barang baru yang kurang fungsional.

Mengelola Perabot

Tak ada cara lain, kecuali lebih cermat menata barang, memanfaatkan sudut-sudut ruang yang “lagi nganggur”, dan memberdayakan perabotan agar fungsinya lebih optimal.

Inilah inti dari manajemen barang di rumah.

Baca Juga: Trik Menata Ruang Open Plan agar Tiap Zona Tampil Beda Tanpa Kekacauan Visual

Baca Juga: 5 Bahaya di Rumah Ini Sering Disepelekan padahal Bisa Mengancam Nyawa Keluarga

Upayakan ruang dan perabot bisa terpakai dengan baik dan efektif dalam penggunaannya.

Penggunaan ruang yang efektif berarti setiap bagiannya dapat bermanfaat bahkan berfungsi ganda (multifungsi).

Hal ini bisa dilakukan dengan meletakkan perabot yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

Thespruce.com

Tidak membeli barang baru yang kurang fungsional jadi cara menerapkan anti konsumtif.

Anti-Konsumtif

Selain tata kelola barang dan perabot, satu hal yang tidak boleh dilanggar adalah budaya anti-konsumtif.

Apa saja yang terkandung dalam budaya anti-konsumtif terkait dengan barang-barang di rumah?

Baca Juga: Panel jadi Solusi Ruang Terbatas, Cara Mendekor Tanpa Ubah Struktur

Baca Juga: Sustainable Living For Earth, Lakukan 5 Cara Ini Mulai dari Diri Sendiri

Inilah 5 hal yang harus kamu lakukan untuk menyetop kebiasaan konsumtif terhadap barang.

  • Belilah barang yang benar-benar dibutuhkan. Tekankan pada segi kegunaan daripada hanya sekadar hiasan.
  • Pilihlah perabot dengan memerhatikan konsep arsitektur bangunan seperti luasan ruang dan fungsi ruang.
  • Pilihlah perabot dengan mempertimbangkan siapa yang akan memakai, berapa orang yang ada, dan berapa usianya. Jika penghuni rumah hanya dua orang, tidak perlu membeli dinner set dengan 6 kursi tentu saja.
  • Sebaiknya punya perencanaan yang matang mengenai berapa lama perabot akan difungsikan. Bila membeli boks bayi, misalnya, sebaiknya dipilih model yang bisa berumur lama.
  • Jangan menumpuk barang yang fungsinya sama.
Jika memang ingin berganti model, gantilah barang lama dengan yang baru. Tidak perlu mempertahankan keduanya.

Agar tak jadi limbah yang mengancam kelestarian lingkungan, kamu bisa donasikan dengan terlebih dahulu me-reduse barang agar lebih layak digunakan, meski itu barang bekas.

Cek berita seputar hunian dan inspirasi terkini di websitewww.ideaonline.co.id,Facebook IDEA Online,TikTok IDEAonline,Instagram @ideaonline,Instagram @tabloidrumah, danYoutube IDEA RUMAH.

#Rumahminimalis #Berbagiidea #Berbagicerita #Bisadarirumah #Gridnetwork #Rumahtropis #ConsciousLivingIDEA #ConsciousLiving

(*)

Editor : Johanna Erly Widyartanti

Baca Lainnya