Bukan Sulap Bukan Sihir, Ubin Retak dan Terangkat Langsung Bagus Kembali, Begini Cara Para Tukang Mengatasinya

Jumat, 16 September 2022 | 09:34
comfortworkboots

Bukan Sulap Bukan Sihir, Ubin Retak dan Terangkat Langsung Bagus Kembali, Begini Cara Para Tukang Mengatasinya

IDEAonline-Sudah sering ditemui, rumah-rumah di Indonesia menggunakan komponen keramik sebagai lantai untuk melapisi bagian bawah rumah.

Selain untuk melapisi permukaan lantai rumah bahannya yang kuat dan beragam pilihan desain dan warna lantai keramik membuat rumah semakin terlihat cantik sehingga menambah nilai estetika sebuah rumah.

Baca Juga:Yaampun! Ternyata Mudah Masukan Unsur Desain Rumah Minimalis Modern ke Dalam Hunian, Gunakan Material Kaca

Baca Juga:Wajar Sih Kalau Masih Kena Tipu, Begini Cara Bedakan Ubin Keramik KW 1, KW 2 dan KW 3? Asli atau Palsu?

Keunggulannya yang cocok dengan iklim tropis, dari ragam pilihan pelapis lantai membuat lantai keramik sangat diminati masyarakat Indonesia.

Lama kelamaan, ubin keramik lantaibisa terangkat ke atas dan pecah menjadi kepingan, dan menimbulkan suara keras menyerupai ledakan atau letusan.

Biasanya hal ini terjadi pada satu deret ubin secara beruntun.

Penyebab:

Dilansir dariTabloidRUMAHEdisi 211,Adanya udara yang terperangkap di bawah lantai karena proses pengeringan yang tidak sempurna.

Penyebab lainnya adalah turunnya posisi lantai, proses muai susut pada keramik, atau perekat keramik yang kurang kuat menahan tekanan.

Material yang dibutuhkan:

Keramik lama yang masih baik atau keramik baru, bahan adukan atau semen instan, sendok semen, palu karet dan roskam bergigi.

Solusi:

1. Angkatlah semua keramik yang terlepas.

Baca Juga:Perhatian! Pindahkan Sekarang Juga 7 Barang Ini dari Kamar Tidur, 'Alhamdulilah' Tidur Makin Nyenyak..

Baca Juga:Pantas Rejeki Masih Seret, Coba Pindahkan Posisi Ranjang Jangan Menghadap ke Arah Pintu, Bocoran dari Ahli Feng Shui

Bersihkan permukaan lantai dari serpihan adukan kering.

Dok. Mortar Utama / Tabloid Rumah

Angkat semua keramik yang rusak

2. Tutuplah merata permukaan dengan adukan semen atau semen instan, lalu ratakan menggunakan roskam bergigi.

Dok. Mortar Utama / Tabloid Rumah

Tutup dengan adukan semen

3. Pasanglah keramik yang telah dibasahi air agar menjadi homogen (ada juga yang tidak perlu dibasahi).

DOk. tabloid Rumah

lalu ratakan menggunakan roskam bergigi.

Baca Juga:Perhatian! Pindahkan Sekarang Juga 7 Barang Ini dari Kamar Tidur, 'Alhamdulilah' Tidur Makin Nyenyak..

Baca Juga:Pantas Rejeki Masih Seret, Coba Pindahkan Posisi Ranjang Jangan Menghadap ke Arah Pintu, Bocoran dari Ahli Feng Shui

4. Beri sedikit tekanan dengan cara mengetukkan permukaan lantai menggunakan palu/martil karet.

Dok. Mortar Utama / Tabloid Rumah

Beri sedikit tekanan dengan martil karet.

5. Setelah adukan kering, sekitar 3 minggu kemudian, tutuplah nat menggunakan bahan pengisi nat.

Semoga membantu!

Cek berita seputar hunian dan inspirasi terkini di websitewww.ideaonline.co.id,Facebook IDEA Online,TikTok IDEAonline,Instagram @ideaonline,Instagram @tabloidrumah, danYoutube IDEA RUMAH.

#Rumahminimalis #Berbagiidea #Berbagicerita #Bisadarirumah #Gridnetwork #Rumahtropis #ConsciousLivingIDEA #ConsciousLiving

(*)

Editor : Maulina Kadiranti

Baca Lainnya