Kenal Material Dapur: Solid Surface

Senin, 28 Oktober 2013 | 00:00
Rasantika M. Seta

Kenal Material Dapur Solid Surface

Memiliki berbagai keunggulan, solid surfacememiliki tampilan lebih beragam dibandingkan marmer. Selain itu, solid surface dinilai lebih higienis. Pasalnya, material ini bersifat non porousatau tidak berpori. Pori-pori pada top table kitchen set, dapat menjadi tempat tumbuh kembang kuman dan bakteri. Hal ini disebabkan kotoran dari sisa makanan yang meresap dan mengendap di dalam pori-pori tersebut. Akibatnya top table pun dapat tercemar bakteri.

Dari sisi teknis pemasangan, solid surface memberi hasil yang lebih baik. Berbeda halnya dengan granit atau marmer, yang meninggalkan bekas berupa garis, pada pertemuan antar kepingnya, solid surface sama sekali tidak meninggalkan bekas. Kondisi ini membuat kitchen settampil lebih rapi. Terlebih lagi material sintetis ini dapat dipesan sesuai ukuran dan kebutuhkan. Kalau pun mau, menggunakan solid surface ini dapat dibuat top table dapur tanpa sambungan.

Tergores tinggal poles

Selain beberapa keunggulan di atas, masih ada lagi keunggulan solid surface ini, di antaranya: tahan panas, tidak mudah terbakar, mudah dibentuk (fleksibel) dengan metode thermal forming(dipanaskan terlebih dahulu), dan tahan gores. Walau demikian, ini bukan berarti solid surface sama sekali tak bisa rusak karena panas atau goresan, atau patah karena benturan bertekanan tinggi.

Sebagai sebuah material tahan gores, ini bukan berarti solid surface tidak bisa tergores sama sekali. Solid surfacedapat saja tergores oleh benda tajam. Namun, jika goresan ini tidak terlalu dalam, maka dapat dihilangkan dengan cara memolesnya.

"Cukup dipoles ulang, solid surfaceyang tergores pun kembali mulus dan mengilap," ujar Ken Ardiyan, Direktur Teknik PT Indawo Kharisma Internusa. Caranya pun mudah, seperti memoles cat mobil.

Dalam kegiatan sehari-hari, solid surface sangat mudah dalam perawatan. Menghilangkan noda di atasnya dapat dilakukan hanya dengan membersihkannya menggunakan lap basah. Cairan pembersih bisa digunakan jika dibutuhkan.

Foto: Istimewa

Editor : Rasantika M. Seta