Lampu Halogen Sangat Cocok untuk Lampu Dapur

Selasa, 29 Oktober 2013 | 04:00
Rasantika M. Seta

Lampu Halogen Sangat Cocok untuk Lampu Dapur

Penggunaan lampu neon dan lampu pijar akan menghabiskan lebih sedikit energi dan lebih tahan lama. Namun lampu halogen akan menghasilkan cahaya yang lebih baik dan nyaman bagi keberlangsungan proses bekerja di dapur.

Penerapan pencahayaan utama dapat menggunakan lampu halogen dengan sistem hidden lamp pada beberapa titik di plafon. Lampu halogen ini sebaiknya diarahkan pada area yang membutuhkan cahaya lebih terang.

Penggunaan beberapa lampu gantung sekaligus di tengah ruang memberikan keunikan pada ruangan. Hanya pen­cahayaan dari lampu gantung itu mungkin akan tidak maksimal jika tali penggantung lampu terlalu panjang. Jika tali terlalu panjang --posisi lampu sejajar kepala, lampu itu akan memancarkan cahaya yang menerangi area bawah ruangan. Lampu yang diletakkan pada posisi lebih tinggi menerangi area yang lebih luas.

Pencahayaan lain yang tidak kalah penting adalah pencahayaan di area kompor. Sumber cahayanya dapat disembunyikan di balik cookerhood. Tujuan menempatkan sumber cahaya di atas kompor adalah untuk menerangi bahan makanan yang telah dimasak sehingga proses pematangannya terlihat lebih sempurna.

Pencahayaan tam­bahan untuk menambah keindahan dapur dapat diterapkan melalui peng­gunaan lampu sorot pada titik-titik tertentu. Lampu yang diletakkan pada plafon drop ceiling akan mem­berikan nilai estetika dengan menimbulkan efek bayangan yang unik di area sekelilingnya. Pada lemari-lemari dinding dapat juga ditambahkan lampu pada tiap pintunya. Penerap­annya melalui lampu halogen yang ditembakkan langsung ke arah pintu ataupun penggunaan pintu kaca dengan lampu fluorescent yang diletakkan di balik pintu kaca lemari. Dengan demikian, jika lampu dinyalakan akan memendarkan cahaya yang romantis ke dalam ruangan.

Pencahayaan alami tercipta dengan adanya bukaan-bukaan berupa jendela-jendela panjang. Penambahan kerai kayu horizontal akan memberikan efek bayangan yang menarik dan unik pada saat sinar matahari menyentuh dapur.

Foto: iDEA/Richard Salampessy

Editor : Rasantika M. Seta