5 Tips Instalasi Pipa Air Panas

Minggu, 29 Desember 2013 | 08:00
Devi F. Yuliwardhani

5 Tips Instalasi Pipa Air Panas

Memasang instalasi air panas tentu berbeda dengan pemasangan pipa biasa. Ada banyak hal yang harus diperhatikan seperti jenis pipa dan keran yang akan digunakan. Berikut ini lima hal yang harus Anda perhatikan sebelum memasang pipa air panas.

Tentukan titik keran

Tentukan titik keran

Sebelum Anda membangun instalasinya, pastikan titik kerannya. Dengan menetukan posisinya, Anda bisa tahu seberapa jauh pipanya.

Pilih jenis pipa

Pilih jenis pipa

Anda disarankan untuk memilih pipa berbahan PERT (Polyethylene of Raised Temperature Resistance). Bobotnya lebih ringan. Selain itu, pipa jenis ini tahan hingga suhu 96 derajat celcius.

Tentukan diameter pipa

Tentukan diameter pipa

Ukuran pipa memengaruhi kecepatan aliran air panas. Standar minimum untuk pipa di bathtub adalah 25mm. sedangkan untuk bak mandi, shower, dan sink adalah 15mm.

Pilih tipe alat pemanas

Pilih tipe alat pemanas

Ada dua tipe alat pemanas yaitu tunggal dan terpusat. Pemanas terpusat tentu membutuhkan pipa yang lebih panjang. Dan kemungkinan air yang sudah panas menjadi dingin lebih besar.

Keran pengatur aliran air

Keran pengatur aliran air

Pasang stop keran sebelum pipa tersambung dengan input air bersih dan output air panas. Jika water heater macet, tidak perlu mematikan air dari sumbernya.

Foto: Dok. Renovasi/iDEA

Editor : Devi F. Yuliwardhani