Mau Bikin Suasana Makan Lebih Romantis? Pilih Ragam Pencahayaan di Ruang Makan Berikut!

Sabtu, 06 Januari 2018 | 13:00
Maulina Kadiranti

Mau Bikin Suasana Makan Lebih Romantis? Pilih Ragam Pencahayaan di Ruang Makan Berikut!

iDEAonline – Pencahayaan adalah salah satu elemen penting untuk membangun suasana.

Karena itu, kehadirannya sangat penting dalam sebuah ruang, apalagi dalam sebuah anniversary atau acara makan bersama.

Dengan pencahayaan yang tepat, ambiens atau suasana ruang dapat memanjakan pasangan anda!

Selain lampu, ada pula ragam pencahayaan lain yang dapat Anda gunakan.

Pertama. Lampu Gantung.

Foto oleh Styletic
Pencahayaan ruang dari lampu dapat berasal dari lampu existing yang sudah ada atau dengan menambahkan lampu aksen.

Misalnya, lampu sorot untuk memberi efek cerah atau hangat.

Anda juga bisa menambahkan standing lamp di sudut ruang atau lampu gantung di atas meja makan.

Lampu redup atau bercahaya warm kekuningan dapat menciptakan suasana berbeda daripada lampu berwarna putih.

Namun, saat makan, ada baiknya nyalakan lampu yang terang agar para tamu tak kesulitan menyantap hidangan.

Kedua. Lilin

Foto oleh FTD.com
Ada beragam jenis lilin, baik bentuk dan warnanya.

Ada yang statis dan diletakkan dalam wadah, biasanya digunakan sebagai centerpiece dan dirangkai dengan bunga.

Ada pula lilin apung yang dapat diletakkan di jambangan lebar berisi air dan bunga potong.

Bila dinyalakan, lilin apung akan memberi efek dramatis dan sensasi yang menyenangkan.

Bila Anda ingin suasana pesta atau jamuan yang romantis, letakkan lilin di mana-mana dengan susunan yang apik. Padukan dengan bebungaan.

Anda juga dapat menyusun lilin mulai dari pintu masuk tamu dan berakhir di meja makan.

Ketiga. Lampion

Foto oleh Gardenoholic
Untuk memberi aksen pencahayaan di luar ruangan, Anda dapat menggunakan lampion.

Karena cahayanya sangat kecil, baiknya lampion tidak digunakan sebagai penerangan utama.

Namun, lampion cocok dijadikan unsur dekoratif karena bentuknya yang unik dan pendaran cahayanya yang menarik.

Editor : Maulina Kadiranti