7 Tips Keamanan di Kamar Mandi Agar Terhindar Dari Bahaya!

Jumat, 02 Maret 2018 | 09:00
idea

dok. aqva.co.uk

PenulisSabrina Alisa

iDEAonline – Di seluruh ruang yang ada, kamar mandi merupakan ruang yang selalu basah dan memiliki suhu ruang yang berbeda. Sehingga, lantai pun menjadi licin dan berlumut. Tidak jarang orang banyak tergelincir di area ini.

Ketika Anda menginginkan kamar mandi menjadi tempat yang tenang dan menyenangkan, berikan perhatian pada masalah keamanan.

Jika tidak, ruang itu bisa berubah menjadi zona bencana yang potensial. Bagaimana cara mengatasi hal tersebut? Yuk, jaga keamanan di kamar mandi dengan 7 tips ini!

1. Perhatikan listrik

Listrik
Rencanakan listrik Anda secara seksama dan berkonsultasilah dengan ahli listrik profesional yang mampu memberikan nasehat tentang persyaratan dan peraturan resmi.

Sebagai tuntutan umum, pastikan bahwa seluruh perlengkapan standar tidak terjangkau dari bak mandi dan tidak akan menyentuh air.

Bola lampu pun harus dilindungi dari percikan, kelembapan, dan uap. Belilah lampu kamar mandi khusus dan selalu gunakan yang bervoltase rendah.

2. Material untuk lantai

Material
Pilihlah lantai yang permukaannya tidak licin atau gunakan keset dengan dasar karet antilicin untuk menyerap percikan dan mencegah jatuh.

Lalu, pastikan pula adanya pegangan tangan di dekat bak mandi dan shower. Namun, pilihlah juga pegangan yang tidak licin.

3. Water heater aman dari jangkauan

dok. courts.com.sg
Jika menggunakan water heater, pastikan keran air panas tidak mudah terjangkau anak-anak. Pipa air panas harus ditutup dengan kotak untuk menghindari luka bakar.

4. Tempat penyimpanan di kamar mandi

dok. trends4us.com
Bahan-bahan yang dapat berbahaya harus terkunci dan tidak mudah dijangkau. Lebih baik jika ditaruh pada kabinet yang tinggi dengan tutup yang tidak dapat dibuka oleh anak-anak.

Pikirkan juga tentang ketinggian storage. Kepala anak-anak dapat membentur wastafel yang rendah.

Kabinet dan rak tidak ditempatkan pas di atas toilet, bidet, atau bathtub yang memungkinkan terjadinya bahaya untuk orang yang berdiri dengan cepat.

5. Hindari benda berujung tajam

Sudut tajam
Sebaiknya, pilih perlengkapan kamar mandi dengan ujung membulat lebih aman daripada dengan ujung tajam.

6. Perhatikan sirkulasi udara

Sirkulasi udara
Pastikan juga kamar mandi memiliki ventilasi yang memadai. Kalau uap berkumpul, maka akan terbentuk lumut dan jamur. Kalau tidak memiliki jendela yang terbuka, pasanglah kipas exhaust.

7. Pintu dua arah

dok. pexels.com
Pasang kunci pintu yang dapat dibuka dari luar bila sewaktu-waktu ada orang terkunci di dalam kamar mandi. Atau, buatlah kunci serep di luar pintu.

Yap, apabila keamanan kamar mandi terjaga, Anda pun dapat nyantai dengan aman di dalam kamar mandi!

Sumber: iDEA Books

Editor : iDEA