iDEAonline - Gempa bumi Lombok berkekuatan 7,0 Skala Richter terjadi pada Minggu, (5/8/2018).
Gempajuga dirasakan di Pulau Sumbawa, Pulau Bali hingga Jawa Timur bagian Timur.
BACA JUGA:Korban Gempa Lombok Meninggal Tertimpa Reruntuhan, Kurangi Resikonya Dengan Material Ini
Indonesia memang termasuk dalam wilayah yang rawan bencana gempa bumi karena posisi geografisnya.
Pengadaan rumah tahan gempamenjadi sangat penting di Indonesia untuk menekan korban akibat bencana tersebut.
rumah tahan gempa Kopassus
Saat ini, teknologi bangunan semakin berkembang sehingga rumah tahan gempa yang dibuat sederhana pun dapat dibangun.
Salah satunya adalah rumah Kopassus.
Rumah Kopassus dibangun di Markas Komando Group 1 Kopassus, Serang, Banten dan diklaim tahan gempa hingga kekuatan Magnitudo 6,5.
Dua amar tidur rumah tahan gempa Kopassus
Dilansir dari Kompas.com, rumah Kopassus tersebut dilengkapi dengan dua kamar tidur.
Kamar tidur utama berada di sisi depan dengan ukuran yang lebih luas dibandingkan kamar tidur kedua yang terletak di sampingnya.
Baca juga : 3 Inspirasi Pilihan Meja Rias yang Tepat di Area Kamar, Nomor Tiga Bikin Terpukau!
Kamar tidur rumah tahan gempa Kopassus
Rumah tahan gempa tersebut juga memilikiruang tamu yang bisa difungsikan sebagai ruang keluarga.
Dapur berada di sisi belakang dan terpisah dari ruang utama.
Begitu juga dengan toilet yangberada di luar area hunian utama.
Baca juga : Gemar Membaca, Tiru Yuk Inspirasi Mendekorasi Rumah Menggunakan Buku Ala Meghan Markle!
Ruang tamu rumah tahan gempa Kopassus
Rumah ini dibangun dengan bahan 70 persen semen dan 30 persen serat selulosa.
Campuran kedua bahan tersebut membentuk struktur rumah yang elastis sehingga tidak mudah rusak bila terkena gempa.
BACA JUGA:Gempa 7,0 SR Guncang Lombok, Tilik Hunian Tahan gempa di Nigeria!
Toilet yang terpisah dari bangunan utama
Selain tahan gempa, rumah ini juga tahan terhadap api serta rayap.
Saat uji coba, hanya kaca yang pecah serta beberapa tembok yang terlihat gosong setelah dibakar.
Sementara bangunannya tetap berdiri kokoh. (*)