Ingin Hadirkan Lantai Kayu? Simak Tiga Jenis Parket dan Karakternya

Senin, 23 September 2019 | 17:30
Dok. Gracewood

Lantai kayu cara gampang ciptakan suasanan hangat.

IDEAOnline-Beragam jenis parket beredar di pasar.

Sebelum kamu memutuskan membeli, ketahui karakter setiap jenisnya, apa kelebihan dan kekurangannya.

Kesan hangat dan natural adalah faktor utama dalam memilih bahan kayu sebagai penutup lantai.

Keindahan tampilan serat dan corak dari beragam jenis kayu, menjadi elemen penting dalam menambah nilai estetis sebuah ruang.

Baca Juga: Pakai Lantai Parket di Rumah? Ini Langkah-langkah Merawatnya

Lantai parket dapat diaplikasikan pada hampir semua interior rumah.

Mulai dari bagian teras luar, foyer, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur, sampai ruang home theater.

Mengapa? Karena, selain dapat membuat ruang lebih hangat.

Selain itu, lantai parket juga menjadi simbol kemewahan.

Meski memberikan banyak kelebihan, kamu jangan terburu-buru memutuskan membelinya.

Ada baiknya kamu mengenal lebih jauh material berbahan kayu ini.

Pasalnya, lantai parket yang kita kenal selama ini mempunyai 3 pilihan bahan.

Baca Juga: Cegah Bocor dan Percantik Kamar Mandi, 4 Penutup Lantai Ini Pilihannya

Pada parket engineered permukaannya lapisan kayu asli, sehingga tampil mirip kayu asli.

Kayu Solid

Sesuai dengan namanya, parket ini terbuat dari potongan 100% kayu utuh.

Biasanya dipilih dari jenis kayu yang keras dan memiliki serat yang indah, seperti jati, merbau, ulin, kempas, sonokeling.

Ketebalannya umumnya sekitar 1,5 cm.

Karena terbuat dari kayu utuh, harganya cukup mahal, bisa 3 kali lipat lebih mahal dari parket laminate.

Tapi ia punya beberapa kelebihan, yaitu dapat di-refinishing sesering mungkin.

Baca Juga: Dinding Lantai Usang dan Furnitur Banyak Goresan? Cara Ini Akan Ubah Tampilannya Tanpa Repot!

Selain itu, material ini lebih empuk dan dapat memberikan kemewahan lebih.

Kelemahannya adalah, rentan terhadap rayap untuk jenis kayu tertentu.

Selain itu, pemasangannya membutuhkan waktu lebih lama dan umumnya menimbulkan bau kimia dari hasil coating/ finishing.

Jenis lantai kayu ini juga mempunyai tingkat muai susut yang tinggi, sehingga risiko lantai mengalami kerusakan juga semakin besar.

Terlebih di Indonesia yang merupakan negara tropis, di mana tingkat kelembapannya sangat tinggi.

Baca Juga: Terlalu Banyak Kayu Solid di Pasaran, Tilik 6 Jenis yang Moncer dan Karakternya!

dok. bestartisticinteriors.com
dok. bestartisticinteriors.com

Kreativitas dalam pemasangan lantai parket.

Parket Engineered

Disebut (olahan) karena terbuat dari beberapa lembaran kayu solid yang sudah direkatkan melaluiproses pabrikasi.

Karena dibuat melalui proses pabrikasi, maka masalah-masalah umum yang sering terjadi pada kayu solid seperti penyusutan dan pembengkokan tidak terjadi.

Pengolahannya menggunakan sistem teknologi layer di mana lapisan-lapisan kayu dipasang dengan arah serat yang berlawanan antara lapisan satu dengan yang lainnya.

Dengan demikian muai susut kayu saling mengikat dan membuatnya menjadi lebih stabil.

Sebagai perlindungan, pada panel bagian paling atas diberi coating akrilik anti gores melalui proses UV Curing.

Hal ini membuat parket engineered lebih tahan terhadap goresan, antinoda, bebas debu, dengan permukaan yang lebih halus serta tidak mudah terbakar, hygienic, non allergy, tidak berbau, dan mudah dibersihkan.

Dari sisi harga, parket engineered masih lebih murah dibanding parket kayu solid.

Baca Juga: Ini Kelebihan dan Kekurangan Kayu Solid Wajib Diketahui Sebelum Pakai

Dok. Gracewood

(kiri) Parket laminasi, (kanan) parket engineered.

Parket Laminate

Parket jenis ini terbuat dari serbuk atau bubur kayu (pulp) yang dipadatkan dengan tekanan tinggi sehingga menghasilkan bentuk serta ukuran tertentu.

Karenanya, parket ini sering juga disebut sebagai parket berbahan HDF (High Density Fibreboard) atau MDF (Medium Density Fiber).

Selain itu, permukaan atas parket diberi campuran bahan anti rayap saat proses produksinya dan lapisan laminasi bergambar serat kayu.

Lapisan laminasi inilah yang membuat motif parket laminate cukup beragam.

Motifnya ada yang glossy dan doff.

Kelebihan parket jenis ini terletak pada warna dan coraknya yang beragam serta perawatan yang lebih mudah karena telah dilapisi dengan antigores dan water resistance.

Baca Juga: Tips Anti Galau Perbaiki Parket yang Rusak Akibat Tetesan Air!

dok. geoloqal.com
dok. geoloqal.com

Karakter kayu sangat kuat pada parket.

Harganya pun lebih murah dibandingkan kedua jenis parket sebelumnya.

Pemasangannya juga lebih mudah, tanpa harus menggunakan lem karena memiliki “click system” pada setiap lembarnya.

Dengan demikian, suatu saat apabila kamu ingin membongkarnya kembali untuk dipindahkan ke ruangan lain, kamu tidak perlu susah-susah mencungkilnya karena cukup mengangkat lembaran parket dari bagian paling pinggir.

Setelah itu akan terbuka semuanya.

Dibanding kedua jenis parket lainnya, parket laminate terbilang paling murah.

Namun demikian, parket ini juga memiliki kelemahan, yaitu ia tidak dapat di-refinishing dan harus diganti bila rusak.

Dengan teknologi canggih, sekarang ini sudah ada parket laminate motif bambu.

Baca Juga: Lebih Murah, Ini Alasan Tepat Kenapa Harus Pindah ke Bambu Laminasi!

Editor : Maulina Kadiranti

Baca Lainnya