Sebelum Telat, Periksa Sekarang! Ini Jenis Kerusakan karena Rayap

Kamis, 05 Desember 2019 | 16:00
Forester Act

Jenis rayap bisa dikenali dari habitatnya.

IDEAOnline-Ada karakter khusus jenis kerusakan yang ditimbulkan oleh rayap untuk tiap bagian bangunan.

Menyadari lebih awal, akan menghindarkan kamu dari kerugian yang semakin besar.

Coba teiliti bagian-bagian ini yang sangat sering memberi tanda adanya kerusakan yang disebabkan oleh rayap.

1. Kerusakan pada Struktur Atap

Secara umum konstruksi atap yang banyak terserang rayap adalah bagian kuda-kuda dan rangka atap.

Sementara penutup atap umumnya tidak terserang rayap karena biasanya terbuat dari bahan non lignoselulosa.

Bagian kuda-kuda, yang banyak terserang terutama balok datar (bim balk), atau sambungan antara balok datar dengan balok penggantung (hanger) dan kaki kuda-kuda (split).

Baca Juga: Mengapa Rayap Merusak Bangunan? Ini Kondisi Lingkungan yang Disukai!

Kerusakan pada struktur atap.

Serangan rayap pada struktur atap banyak dijumpai pula pada bagian rangka.

Rangka atap adalah batang-batang lain sebagai pelengkap kuda-kuda, yang meliputi; 1) balok angin, 2) balok gording, 3) balok bubungan, 4) balok tembok, 5) Usuk atau kaso, dan (6) reng.

Baca Juga: Sebelum Telat, Kenali Keberadaan Tiga Jenis Rayap dari Habitatnya!

Baca Juga: Atasi Panas dan Lembap, Ini Cara Bikin Ventilasi Silang yang Benar!

Kerusakan pada plafon karena rayap.

2. Kerusakan pada Plafon

Kerusakan rangka plafon atau penutup plafon juga sering terjadi pada rumah yang terserang rayap.

Rangka plafon umumnya terbuat dari jenis kayu yang kurang awet sehingga mudah terserang rayap.

Kerusakan pada bagian rangka plafon dapat mengakibatkan ambruknya rangka dan penutupnya sehingga membahayakan penghuni bangunan rumah.

Tanda kerusakan pada kusen oleh rayap.

3. Kerusakan pada Kusen

Kusen kamar mandi paling banyak terserang rayap.

Namun demikian pada ruang lainnya pun kusen memiliki ancaman yang tinggi terserang rayap karena letaknya yang dekat dengan permukaan tanah.

Ancaman rayap pada kusen akan semakin tinggi apabila bagian dasar kusen tidak dilengkapi locis tetapi langsung bertumpu pada bagian lantai.

Baca Juga: Identifikasi Serangan Rayap dari Jejaknya, Ini Material Incarannya!

Panel dinding rusak karena rayap.

4. Kerusakan Panel Kayu pada Dinding

Pemakaian panel kayu pada dinding bangunan menciptakan kesan indah dan elegan.

Namun keindahan arsitektural tersebut rawan terhadap serangan rayap.

Bagian antara dinding dan panel kayu seringkali lebih lembap dari bagian lainnya.

OIeh karena itu, rayap tidak saja akan tertarik oleh kayu tetapi juga oleh kelembapan yang relatif lebih tinggi di bagian lantai.

Kerugian ekonomis akibat kerusakan pada panel kayu penghias dinding sering lebih tinggi nilainya dibandingkan kerusakan kayu yang digunakan sebagai struktur atap misalnya, karena nilai panel kayu sendiri sering kali jauh lebih tinggi.

Baca Juga: Wow, Arsitektur Sarang Rayap Hebatnya Melebihi Buatan Manusia Lho!

Lemari built-in menempel ke tembok berisiko terserang rayap karena lembap.

5. Kerusakan pada Lemari

Lemari dapur (kitchen set) sering terserang rayap, demikian juga lemari-lemari tanam atau yang menempel pada dinding mudah diserang rayap.

Karena berfungsi sebagai tempat penyimpanan (dokumen atau kolekasi) maka lemari jarang dibuka dan hanya dibuka sewaktu-waktu diperlukan.

Oleh karena itu, serangan rayap di lemari seringkali diketahui ketika serangan sudah tahap lanjut dan sudah mengakibatkan kerusakan yang cukup parah pada buku atau koleksi yang tersimpan.

Karena itu, sering-seringlah memeriksanya agar tak terlambat.

Baca Juga: Buku dan Pakaian Rusak Dimakan Rayap? Ini Cara Simpan yang Aman

Baca Juga: Cara Ini Bikin Lemarimu Rapi, Inilah 8 Barang dan Simpan Idealnya

Instalasi listrik dijadikan liang kembara rayap.

6. Bahaya Aliran Arus Pendek

Peristiwa kebakaran rumah atau bangunan dapat saja diakibatkan ulah rayap.

Rayap sering memanfaatkan instalasi listrik sebagai jalur atau liang kembaranya.

Baca Juga: Optimalkan Daya, Ini 7 Cara Hemat Rencanakan Instalasi Lisrik

(*)

Editor : Maulina Kadiranti

Baca Lainnya