Ada 2.500 Rayap di Dunia, Berapa di Indonesia? Ini Cara Mengenali!

Jumat, 06 Desember 2019 | 10:20
Arrow Pest Control

Rayap menyerang kayu karena makanannya adalah selulosa yang terkandung di dalam kayu.

IDEAOnline-Ada 2.500 jenis rayap di dunia ini.

Sebanyak 200 jenisnya ada di Negara kita Indonesia.

Fakta ini diungkapkan oleh Yudi Rismayadi dalam buku "Usir Rayap" yang ditulisnya.

Lantas, dari 200 jenis yang ada, berapa jenis yang ada di sekitar rumah kita?

Jenis-jenis rayap ini diklasifikasikan ke dalam tujuh famili, 15 sub-famili, dan 200 genus.

Pembagian famili adalah sebagai berikut: famili Mastotermitidae, Kalotermitidae, Termopsidae, Hodotermitidae, Rhinotermitidae, Serritermitidae, dan Termitidae.

Di lingkungan permukiman di kota-kota besar terdapat beberapa genus rayap saja, yaitu: Cryptotermes yang merupakan kelompok rayap kayu kering, dan beberapa genus rayap tanah seperti Macrotermes, Microtermes, Odontotermes, Nasutitermes, Coptotermes dan Schedorhinotermes.

Baca Juga: Mengapa Rayap Merusak Bangunan? Ini Kondisi Lingkungan yang Disukai!

Cryptotermes inspiratus (rayap tanah).

Cryptotermes inspiratus

Jenis ini masuk dalam family Kalotemitidae.

Bisa dikenali dengan tanda-tanda: keberadaannya di dalam rumah, sarangnya di kayu-kayu kering, keberadaanya dilihat dari adanya butiran kecokelatan dari kayu yang diserang.

Sedangkan kareakteristiknya adalah sebagai berikut.

  • Koloninya sangat kecil, hanya beberapa ribu ekor.
  • Hanya punya kasta pekerja palsu "pseuodoworker".
  • Kasta prajurit punya bentuk kepala yang khas: berwarna cokelat gelap kemerah-merahan.
  • Antena terdiri dari 11 segmen di mana segmen kedua lebih panjang dibandingkan segmen lainnya.
  • Panjang kepala dengan mandibel 0.87—0.92 mm, panjang mandible 0.50—0.57 mm, dan panjang labrum 0.10—1.11 mm dan lebarnya 0.16—0.17 mm.
Baca Juga: Sebelum Telat, Kenali Keberadaan Tiga Jenis Rayap dari Habitatnya!

Macrotermes gilvus.

Macrotermes gilvus

Termasuk dalam family Termitidae, genus Macrotermes.

Bisa dikenali dari keberadannya di halaman rumah atau pada permukaan kulit pohon yang tertutup liang kembaranya.

Sarangnya banyak ditemukan di ekosistem hutan atau perkebunan, dan jarang ada di lingkungan permukiman.

Sarang berbentuk bukit berupa gundukan tanah dengan ketinggian hingga 1—3 meter.

Sedangkan karakteristiknya adalah sebagai berikut.

  • Anggota koloni mencapai jutaan individu karena perkembangan kastanya sempurna.
  • Ukuran tubuhnya relatif lebih besar dibanding jenis rayap lain.
  • Kepala berwarna cokelat tua.
  • Mandibel berkembang dan berfungsi dengan baik; mandibel kanan dan kiri simetris dan tidak memiliki gigi marginal.
  • Mandibel melengkung pada ujungnya dan digunakan untuk menjepit.
  • Ujung dari labrum tidak jelas, pendek dan melingkar. Labrum ini mempunyai hyalin pada ujungnya.
  • Antena terdiri dari 16—17 ruas.
Baca Juga: Identifikasi Serangan Rayap dari Jejaknya, Ini Material Incarannya!

Coptotermes spp.

Coptotermes spp

Termasuk dalam famili Rhinofermitidae, dari genus Coptotermes

Bisa dikenali dari keberadannya yang banyak di lingkungan permukiman.

Contoh spesies yang ada Coptotermes curvignathus, Coptotermes havilandi, Coptotermes

javanicus, Coptotermes kalshoveni, dan Coptotermes gestroi

Sarangnya jarang dijumpai.

Adapun karakteristiknya adalah sebagi berikut.

  • Kasta prajurit rayap yang termasuk jenis rayap tanah ini apabila menggigit akan mengeluarkan cairan berwarna putih sebagai eksedut yang dikeluarkan dari bagian fontanel.
  • Karakter morfologinya: Kepala berwarna kuning, antena, lambrum, dan pronotum kuning pucat. Bentuk kepala bulat ukuran panjang sedikit lebih besar daripada lebarnya, memiliki fontanel yang lebar.
  • Antena terdiri dari 14—16 segmen; segmen kedua dan segmen keempat sama panjangnya.
  • Mandibel berbentuk melengkung di ujungnya. Panjang kepala dengan mandibel 2,46— 2.66 mm, panjang kepala tanpa mandibel 1.56—1.68 mm. Lebar kepala 1.40—1.44 mm dengan lebar pronotum 1.00—1.03 mm dan panjangnya 0.56 mm.
  • Panjang badan 5.5-6 mm, bagian abdomen ditutupi dengan rambut yang menyerupai duri dan abdomen berwarna putih kekuning-kuningan.
  • Dalam klasifikasi rayap Coptotermes termasuk kedalam Famili Rhinotermitidae, dalam satu koloninya jumlah rayap ini dapat mencapai jutaan indvidu.
Baca Juga: Wow, Arsitektur Sarang Rayap Hebatnya Melebihi Buatan Manusia Lho!

unknown

Nasutitermes

Jenis Rayap Lain

Di samping tiga genus rayap yang paling banyak dijumpai di lingkungan permukiman, terdapat beberapa jenis rayap lainnya yang juga dapat kita temukan.

Sekurang-kurangnya masih dapat ditemukan jenis rayap tanah Schedorhnotermes javanicus, Odontotermes Microtermes sp, atau Nasutitermes.

Dari empat jenis rayap tersebut, yang paling mudah dikenali adalah Nasutitermes karena kepalanya yang runcing (nasut).

Namun jenis rayap tersebut paling jarang dijumpai di sekitar kita.

Berdasarkan peranannya dalam lingkungan permukiman, dari beberapa genus rayap yang ada, yang paling penting sebagai perusak bangunan adalah rayap tanah Genus Coptotermes dan rayap kayu kering Genus Cryptotermes.

Rayap tanah lain, hanya Macrotemes, Microtermes, dan Schedorhinotermes yang juga dapat menyerang bangunan, namun kasusnya relatif jarang dijumpai.

Rayap-rayap ini banyak mengganggu tanaman di halaman atau taman.

Baca Juga: Buku dan Pakaian Rusak Dimakan Rayap? Ini Cara Simpan yang Aman

Editor : Maulina Kadiranti