Ada Saja Kelakukannya, Seorang Anak di Aceh Malah Asyik Minum Kopi Setelah Bunuh Ibu Kandungnya di Depan Pintu Rumah, Tanda-tanda Psikopat?

Senin, 15 Juni 2020 | 08:45
Warta Kota - Tribunnews.com

Hanya karena Masalah Sepele Ini, Seorang Anak Tega Bunuh Ibunya dan malah Langsung Asyik Minum Kopi

IDEAonline - Layaknya seorang psikopat yang tak memiliki perasaan sama sekali, pria ini malah asyik ngopi usai membunuh ibu kandungnya sendiri.

Bahkan, untuk menutupi jejaknya, ia sempat mengadu ke tetangga.

Sambil akting sok sedih, ia mengabarkan bahwa ibunya telah meninggal dunia.

Penyidik Polres Aceh Utara menggelar reka ulang kejadian pembunuhan terhadap nenek Fatimah Sulaiman (63) di Desa Meunasah Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Jumat (12/6/2020).

Pelaku, anak kandung Fatimah berinisial NS (43), dibawa ke rumah korban untuk memperjelas kronologi pembunuhan itu.

Baca Juga: Dulu Sang Ibu Jualan Mie Ayam, Kini Pedangdut Cantik Ini Bisa Hadiahkan Rumah Berlantai Dua hingga Raup Ratusan Juta dari Program Televisi, Perjalanan Karirnya Engga Main-main!

Baca Juga: Jadi Andalan Saat WFH dan Era New Normal, Simak Pengalaman Content Creator dan Youtuber Terkenal Gunakan Smartphone Terbaru Sharp Ini

Dari adegan terlihat, pelaku naik dari ventilasi rumah yang tidak tertutup.

Pelaku meminta uang pada ibunya.

Namun sang ibu mengaku tak memiliki uang.

Terakhir, dia meminta uang sebesar Rp 20.000 untuk membeli rokok.

iStockphoto
KatarzynaBialasiewicz

Hanya karena Masalah Sepele Ini, Seorang Anak Tega Bunuh Ibunya dan malah Langsung Asyik Minum Kopi

Namun sang ibu tetap tak memberikan karena tidak punya uang.

Baca Juga: Intip Paduan Trik Mengecat Anak Tangga hingga Cara Merekatkan Guci Mahal di Rumah!

Baca Juga: Dapur Putih Minimalis Karya Yuni Jie, Trik Ciptakan Kesan Mewah

Pelaku mengancam akan menggorok leher ibunya jika tak diberi uang.

Fatimah mempersilakan anaknya jika ingin membunuh ibunya sendiri, dan korban berkata akan mendapatkan surga ketika meninggal dunia.

Dari adegan terlihat, pelaku lalu membekam ibunya di depan pintu rumah.

Lalu membunuh ibunya dengan pisau dapur.

Setelah itu, seluruh pintu dan jendela dikunci.

Pelaku keluar rumah lewat lubang angin yang tidak ada papannya.

Setelah itu, korban pergi dan minum kopi di Kota Panton Labu, Aceh Utara.

Sepulang minum kopi, pelaku mengabarkan pada tetangga bahwa ibunya sudah meninggal dunia.

Pelaku sempat berpura-pura sedih.

Baca Juga: Bahaya, Dapat Halangi Rezeki Masuk, Terungkap Ini Alasan Tak Boleh Ada Tiang yang Halau Pintu Rumah!

Baca Juga: Dulu Sang Ibu Jualan Mie Ayam, Kini Pedangdut Cantik Ini Bisa Hadiahkan Rumah Berlantai Dua hingga Raup Ratusan Juta dari Program Televisi, Perjalanan Karirnya Engga Main-main!

Kepala Desa Meunasah Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Jafar, mengatakan, pelaku sering meminta uang kepada ibunya.

"Dia sering minta uang pada ibunya. Sering-sering sekali. Namun kami tak menyangka dia sekejam itu," kata Jafar.

Dia mengapresiasi polisi yang menangkap pelaku langsung hari itu juga pada 8 Juni 2020.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Rustam Nawawi, menyebutkan, berkas kasus itu sedang dilengkapi penyidik dan segera dilimpahkan ke jaksa.

"Pelakunya tunggal anak korban. Berkasnya sedang kita lengkapi untuk diserahkan ke jaksa seterusnya persidangan.

Baca Juga: Bikin Resapan Air dengan Biopori Jamin Pasokan Air dan Cegah Becek, Ini Caranya!

Baca Juga: Arsitek Bakal Banjir Order Renovasi di Era New Normal, Apa Saja Jenis Pekerjaannya?

"Sekarang pelaku ditahan di Mapolres Aceh Utara," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa korban dibunuh dengan luka gorok.

Anehnya, seluruh pintu dan jendela rumah milik nenek miskin ini terkunci.

Korban ditemukan oleh anak kandungnya sendiri yang belakangan ditetapkan menjadi tersangka.

#BerbagiIDEA #Berbagicerita #BisadariRumah #GridNetwork

(*)

Artikel ini telah tayang di suar.id dengan judul Seperti Psikopat, Seorang Anak Tega Bunuh Ibunya dan Langsung Asyik Minum Kopi, Penyebabnya hanya karena Masalah Sepele Ini

Editor : Maulina Kadiranti

Sumber : Suar.ID

Baca Lainnya