Bisa Menjangkiti Manusia, Kutu Kucing Harus Segera Diobati!

Selasa, 07 Juli 2020 | 21:00
Kompas.com

Ilusrasi Kucing terkecil di dunia lahir di suaka margasatwa Inggris.

Sebab, umumnya pengobatan dilakukan secara berkala hingga kutu benar-benar dipastikan hilang.

Untuk mematahkan siklus hidup kutu, pemberian obat yang dilakukan biasanya hanya membunuh kutu dewasa.

Itu artinya, kemungkinan ada telur kutu yang masih tertinggal.

Maka dokter akan memberikan arahan untuk kembali pada beberapa pekan selanjutnya untuk melakukan pengobatan lagi.

Baca Juga: Rumah Bau Kencing Kucing? Bersihkan dengan 5 Cara Mudah Ini!

Design Boom

Kucing di dalam rumah.

Ini berdasarkan perkiraan waktu telur akan menetas, dan tidak berpotensi menghasilkan telur baru.

"Kalau misalnya disuruh balik lagi 3 minggu kemudian, tapi kita baru datang obati lagi di 4-5 minggu kemudian, yah telur ada lagi (kutu keburu bertelur sebelum pengobatan).

Oleh karena itu, ikuti anjuran dokter dengan tepat waktu," jelasnya.

Pada masa pengobatan, Yeremia menyarankan, untuk menjaga kucing berelasi dengan kucing lainnya yang berpotensi menularkan kutu.

Bahkan, jika memiliki lebih dari satu peliharaan kucing, akan lebih baik pemeriksaan dilakukan pada seluruh kucing.

Ini penting agar pengobatan benar-benar efektif, jika tidak hanya akan membuat siklus berulang penularan kutu antar kucing.

Tak cukup hanya pada hewan, lingkungan rumah juga perlu dibersihkan karena kutu kucing biasanya juga terdapat di sana.

Halaman Selanjutnya

Pembersihan kutu di lingkungan rumah dapat dilakukan…
Tag

Sumber kompas