iDEAonline - Arsitekturtentu bukan kata yang asing untuk iDEALovers. Selain sering mendengarnya, iDEALovers tentu sering menemukannya terutama dalam bentuk sebuah karya.
Tapi pernahkah iDEALovers berhenti sejenak untuk memeriksa atau merenungkan sebuah karya arstitektur? Terkadang, saking mudahnya ditemukan dan dilihat, kita melewatkan sebuah karya arsitektur begitu saja.
Padahal, tahu tidak iDEALovers, usaha untuk memeriksa dan merenungkan sebuah karya arsitektur ternyata tidak hanya menawarkan kesempatan untuk memahami lingkungan seseorang.
BACA JUGA:Yuk Kita Intip Keunikan Izba, Rumah Tradisional yang Ada di Rusia
Hal tersebut juga adalah upaya untuk menghargai hubungan yang ada antara bentuk arsitektur di zaman kita dan masa lalu. Tradisi dan desain arsitektur bahkan memiliki kemampuan untuk menghubungkan budaya yang berbeda. Wah, keren ya?
Kali ini iDEAonline akan menghadirkan salah satu bentuk arsitektur yang megah dan paling berpengaruh di dunia, apalagi kalau bukan arsitektur Yunani.iDEALovers tentu tahu Yunani memiliki warisan arsitektur yang kaya, megah dan berpengaruh.
Nah, arsitektur Yunani yang dimaksud ini mengacu pada arsitektur orang-orang berbahasa Yunani yang mendiami daratan Yunani dan Peloponnese, pulau-pulau di Laut Aegea, koloni Yunani di Ionia (pesisir Asia Kecil), dan Magna Graecia (koloni Yunani di Italia dan Sisilia). Arsitektur Yunani membentang dari abad 900 SM sampai abad pertama Masehi.
Apa saja sih warisan kemegahan arsitektur Yunani? Simak yuk ulasannya!
Kuil
Arsitektur Yunani yang paling dikenal adalah kuil. Orang-orang Yunani menamakan kuil dengan istilah ὁ ναός (ho naós) yang berarti tempat tinggal.
Kuil-kuil paling awal dibangun untuk menghormati dewa-dewa dan dibuat dari bahan-bahan seperti kayu dan bata lumpur, yang sebenarnya tidak bisa bertahan lama. Bentuk dasar dari kuil muncul sebagai ruang sederhana persegi panjang dengan dinding.
BACA JUGA:Yuk Kenalan dengan Arsitektur Gotik, Gaya Arsitektur dari Perancis
Bentuk dasar ini tetap tidak berubah selama berabad-abad. Pada abad ke-8 SM. Arsitektur Yunani mulai bergerak dari bahan-bahan efemeral (kayu, bata lumpur, ilalang) menjadi material permanen (yaitu, batu).
Kuil-kuil Yunani sering dikategorikan berdasarkan denah dasar dan cara penyusunan kolom-kolomnya. Kuil prostyle adalah kuil yang hanya memiliki kolom di bagian depan, sedangkan kuil amphiprostyle memiliki kolom di depan dan belakang.
Kuil dengan susunan peripteral memiliki satu baris kolom yang disusun di sekitar bagian luar bangunan.
Kuil-kuil dipteral hanya memiliki dua baris kolom yang mengelilingi bangunan.
Stoa (στοά)
Stoa adalah istilah arsitektur Yunani yang menggambarkan barisan tiang yang biasanya dirancang untuk penggunaan umum.
Bangunan Stoa awal biasanya terdiri dari satu tingkat, meskipun kemudian pada masa Helenistik dan Romawi, Stoa menjadi dua lantai.
Stoa kemudian diadaptasi namanya untuk nama sekolah filsafat yang diajarkan oleh Zeno.