IDEAonline -Perpustakaan LocHal yang luas dan ruang acara, dirancang oleh studio Civic Architects yang berbasis di Amsterdam, menempati bekas lokomotif kaca dan baja di Tilburg, Belanda.
Terletak di distrik stasiun Tilburg, perpustakaan LocHal diberi nama sesuai dengan lokomotif tempat gudang itu berada.
Jejak kaki bangunan yang mengesankan berukuran 90 x 60 meter dengan ketinggian 15 meter.
Civic Architects telah mempertahankan sebagian besar struktur baja bangunan industri dengan jendela kaca yang tinggi dan pilar-pilar yang menjulang tinggi, yang telah membentuk interior yang telah direnovasi.
Dipahami sebagai reinterpretasi kontemporer dari bangunan asli, struktur padat baru yang terbuat dari baja hitam, beton, kaca dan kayu ek dikombinasikan dengan serangkaian layar tekstil raksasa bergerak yang dapat menciptakan zona sementara di dalam bangunan.
Dibuka bulan lalu, perpustakaan dikelola oleh Perpustakaan Midden Brabant yang menggunakan ruang untuk menampilkan konsep perpustakaannya.
Baca Juga : Dulunya Pos Jaga Abad ke-12, House Cicaleto Kini Diubah Jadi Rumah Tinggal yang Mewah!
Selain ruang baca, gedung ini juga berfungsi sebagai tempat pertemuan untuk acara yang diselenggarakan oleh mitra seperti organisasi seni Kunstloc Brabant, dan perusahaan co-working Seats2Meet.
Untuk membuat bangunanmenjadi ramah dan dapat diakses semaksimal mungkin, aula masuk disusun sebagai alun-alun kota tertutup dengan meja baca publik besar yang berfungsi ganda seperti podia, area pameran, dan kios kopi.
Di lantai dua, galeri dan tangga yang melingkari perimeter ruang memungkinkan pengunjung untuk melihat lebih dekat pada dinding kaca bersejarah bangunan saat mereka menelusuri rak buku atau memanfaatkan area membaca yang tenang.
Baca Juga : Ingin Gunakan Karpet pada Ruangan? Inilah 5 Cara agar Menyatu pada Ruang
Sebuah balkon besar di lantai tiga menawarkan pemandangan kota yang indah.
Selain struktur padat baru bangunan, Civic Architects juga memperkenalkan enam layar tekstil bergerak raksasa, yang dapat digunakan untuk sementara membagi ruang terbuka menjadi zona.
Layar dapat diposisikan ulang menggunakan sistem komputerisasi.
Misalnya, layar dipindahkan ke area yang terpisah dari lantai perpustakaan yang lebih tinggi, atau melintasi salah satu tangga untuk membuat auditorium kecil.
Baca Juga : Tetap Terus Waspada, Dalam Catatan Ada 2.546 Sengketa Tanah Sepanjang Tahun 2018
Sejumlah ruang di seluruh gedung yang disebut sebagai lab menyediakan ruang di mana pengunjung dapat mempelajari keterampilan baru.
Misalnya, salah satu lab adalah dalam bentuk kubus kaca, yang sebelumnya merupakan bagian dari ruang konser di gedung Beurs van Berlage Amsterdam.
Ada juga Lab makanan, Lab Word, Digib Lab dan Heritage.
Baca Juga : Diluar dari Jakarta, Tanah di Tangerang Selatan Ternyata yang Termahal
Ada juga perpustakaan anak-anak, yang desainnya terinspirasi oleh taman hiburan dongeng terdekat, De Efteling.
Di sini pengunjung muda dapat berkeliaran melalui buku cerita raksasa dan menelusuri rak buku dalam bentuk pensil warna dan penggaris.
"Ketidaksempurnaan bahan yang ada berkontribusi banyak pada suasana otentik LocHal," kata Civic Architects.
"Arsitekturnya menciptakan pengaturan industri yang kolosal untuk semua jenis aktivitas. Desain interior, dengan perlengkapan dan perlengkapannya yang unik, menciptakan lapisan tambahan yang menambah variasi permainan pengalaman visual secara keseluruhan," lanjutnya. (*)