Usut punya usut, kayu jati yang dipakai ternyata berasal dari bongkaran rumah di Pekalongan, lho!
Bowo, sapaan akrabnya, berkisah, saat itu ia ingin membuat jendela dan pintu dari kayu jati.
Namun, setelah mencari di sekitaran Jakarta, ternyata harganya mencapai Rp70 juta.
Harga sebesar itu pun tentu di luar dari bujetnya.
“Nah, karena harganya terlalu mahal, saya telepon teman saya untuk mencarikan kayu jati dari daerah Pekalongan. Teman saya pun menemukan sebuah rumah yang ingin dibongkar, di mana pada rumah tersebut, kayu jati digunakan sebagai material utama bangunannya,” cerita Bowo bercerita.
Baca Juga: Jadi Aktor Legendaris Hollywood, Tilik Istana Milik Shah Rukh Khan yang di Dominasi Warna Emas!
Tak disangka, seluruh kayu jati hasil bongkaran tersebut harganya hanya Rp30 juta saja.
“Sudah harganya murah, dapat banyak banget kayu jatinya, benar-benar satu rumah, dan masih banyak sekali sisanya,” ujar Bowo.
Kayu jati hasil bongkaran tersebut kemudian disulapnya menjadi berbagai furnitur di rumahnya, mulai dari kursi, meja bar, saung, ambalan, sampai meja makan.
Uniknya, semua furnitur tersebut dibuat sendiri oleh pemilik rumah, lho!
Baca Juga: Warna Apa yang Mewakili Jiwamu? Inilah Peran Warna dalam Kehidupan