Namun, kata Tierno, jika penutup tempat tidur diletakkan di ujung kasur dengan dilipat, maka tak masalah, dan pastikan untuk tidak meletakan kembali di tempat tidur.
Baca Juga: Kenali Beberapa Tipe Kasur Hotel, Jangan Salah saat Pesan Kamar Ya...

Ilustrasi kamar hotel.
6. Karpet
Karpet bisa menjadi sumber tungau debu.
Jika khawatir dengan alergen, Bassett menyarankan mencari ruang kamar hipoalergenik yang dilengkapi sistem pemurnian udara, sarung bantal microfiber dan penutup kasur untuk membersihkan debu dan bulu.
Di bawah kondisi lembab, spora jamur juga bisa tumbuh, sehingga Tierno merekomendasikan untuk selalu menggunakan sandal.
7. Perabotan yang Lembut
Ada baiknya untuk menghindari kursi empuk yang tampak nyaman.
"(Biasanya) orang-orang duduk di sana (sambil) telanjang," kata Tierno.
Kondisi itu, katanya, berpotensi menyebarkan bakteri staphylococcus melalui ketiak dan rongga dubur, di mana dapat menyebabkan infeksi staph.
Artikel ini telah tayang di Kompas.comdengan judul "7 Bagian Kamar Hotel yang Berisiko Tularkan Kuman dan Bakteri