Sumur Resapan Modern, Cara Praktis Menabung Air Hujan di Area Rumah

Kamis, 25 Maret 2021 | 18:09
Sigma Tank

Ilustrasi sumur resapan modern yang dipasang di halaman rumah.

IDEAOnline-Saatnya menyediakan sumur resapan di area rumah kita sendiri.

Ini adalah sebagai bentuk tanggung jawab kita untuk “mengembalikan’ air tanah yang sering kita sedot tanpa henti.

Apalagi, masalah banjir belum bisa teratasi hingga kini.

Bahkan makin meluas daerah yang terdampak, yang dulunya tidak banjir, kini pun jadi banjir

Banjir yang menggenangi rumah, kadang lama surutnya karena kurangnya daerah resapan air.

Sumur resapan modern berbentuk tangki modular ini, layak dipertimbangkan.

Sumur resapan modern ini berbentuk tangki modular berbahan polypropelene yang praktis.

Air yang diresapkan atau ditampung di dalam tangki modular ini pada saatnya bisa dimanfaatkan kembali.

Penggunaan sumur resapan ini juga mampu mengurangi timbuinya genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk.

Ringan dan Fleksibel

Salah satu tangki modular yang ada di pasaran adalah Sigma Tank, produksi PT Trisigma Inti Solusi.

Satu unitnya berukuran 782mm x 390mm x 410mm dengan bobot yang relatif ringan, hanya 6kg karena materiainya berupa “kerangka” yang 95% kosong dan 5% padat.

Ini memudahkan dalam pengangkutan karena bisa dirakit di lokasi pengerjaan.

Tangki modular ini bisa disusun secara vertikal atau horizontal dengan sistem yang saling mengunci dan diletakkan di bawah area yang difungsikan untuk taman, area bermain, atau carport.

Baca Juga: Cegah Banjir, Ternyata Bikin Sumur Resapan Harus Penuhi Syarat Ini

rbu

Ilustrasi pemasangan sumur resapan modern.

Sistem Kerja

Modul Sigma Tank yang berfungsi sebagai sumur resapan memiliki cara kerja yang praktis.

Caranya, air yang masuk ke tangki resapan ditampung di dalam tangki resapan yang telah dilapisi dengan lembaran non woven geotextile.

Lalu air itu akan perlahan-lahan keluar dengan cara merembes melalui non woven geotextile.

Air itu akan terserap pasir.

Kecepatan penyerapan air dari tangki resapan ke tanah tergantung kondisi tanah setempat.

Apabila jumlah air yang dapat terserap oleh tanah setempat lebih kecil dari pada jumlah air yang masuk, maka kelebihan air tersebut dialirkan ke luar melalui pipa over flow yang telah disiapkan ke arah saluran lingkungan setempat.

Bisa untuk Tangki Penyimpanan Air

Selain berfungsi sebagai sumur resapan, tangki modular ini juga bisa berfungsi sebagai tangki penyimpanan air, hanya dengan cara membedakan pelapis penutupnya saja, yaitu tidak menggunakan non woven geotextile.

Jika tangki modular ini difungsikan sebagai tempat penampungan air maka modulnya ditutup menggunakan geomembrane pada semua sisinya sehingga air dapat masuk dan tertahan di dalam tangki.

Apabila jumlah air yang masuk melebihi kapasitas tangki, air akan tumpah keluar melalui pipa overflow yang sudah disiapkan.

Air yang berada di dalam tangki modular dapat digunakan untuk menyiram taman, mencuci mobil, atau flushing toilet.

Baca Juga: Peduli Bumi, Ini 4 Cara Bikin Resapan Air Multifungsi di Rumah

rbu

Ilustrasi pemasangan sumur resapan modern.

Aplikasi Pemasangan Tangki Resapan

Ada beberapa tahapan pada pemasangan tangki resapan ini.

Mula-mula, tentukan jumlah kubik yang perlu dipasang dengan mempertimbangkan luas area dan muka air tanah.

Agar berfungsi maksimal, yang perlu diperhatikan adalah posisi tangki untuk air resapan ini jangan sampai bertemu dengan air tanah.

Berikut ini tahap aplikasinya.

  • Tanah digali berdasarkan ukuran yang sudah ditentukan, lalu dasar galian dipadatkan dan diuruk dengan pasir minimal 15cm.
  • Pasanglah tangki modular yang berfungsi sebagai tangki resapan. Bungkus dengan non woven geotextile, lalu diurug dengan pasir pada sisi samping dan atasnya minimal 15cm.
  • Apabila di atas tangki resapan difungsikan sebagai taman, maka di atas pasir tersebut dapat diurug dengan media tanam setebal 30-40cm untuk ditanami rumput atau tanaman ground cover.
  • Apabila di atas tangki resapan digunakan sebagai carport perlu tambahan material lain yang disebut geogrid dan ditutup dengan paving block.
Baca Juga: Langkah Mencegah dan Mengatasi Kebocoran Pipa Saluran Air di Rumah

Baca Juga: Tantangan Besar! Stok Ketersediaan Air di Indonesia di Bawah Rata-rata Dibandigkan Negara Lain di Asia Tenggara

#BerbagiIDEA

Editor : Maulina Kadiranti