Produk ini menghasilkan listrik ramah lingkungan karena tidak menambah emisi gas karbon dan suplainya berlimpah.
Bentuk genteng Ondusular Tile, menjadi pembeda dari produk solar panel yang selama ini telah dikenal. Sehingga tak hanya cocok digunakan untuk gedung perkantoran, pabrik, rumah sakit, namun juga untuk residensial.
Dengan menggunakan surya panel berbentuk genteng ini, pemilik rumah dapat menerapkan energi ramah lingkungan dan memaksimalkan penggunaan atap bangunannya.
“Kami memberikan solusi yang komprehensif untuk bagian atap termasuk sistem solar panelnya. Investasinya tergolong murah untuk pembangkit listrik dan dapat digunakan secara desentralisasi, sehingga memungkinkan masyarakat untuk memiliki pembangkit listrik sendiri di atap rumah,” ujar Dio Ananda Fitra, Assistant Technical Manager Photovoltaic System Specialist PT Onduline Indonesia dalam keterangan tertulis yang diterima IdeaOnline.
Baca Juga: Mau Pakai Panel Surya Biar Hemat, Mesti Siap Risikonya Juga, Cek Yuk!
Ondusolar Tile
Dio pun menambahkan, untuk tahap awal, pemilik rumah bisa memakainya untuk mengurangi energi listrik yang dibeli dari PLN, di mana saat siang hari perangkat listrik di rumah bisa memakai energi bersih dari matahari dan jika ada kelebihan energi yang diproduksi dari solar panel dapat diekspor ke PLN.
Solar Home System, Estetis dan Tahan Cucaca
Sesuai namanya photovoltaic, maka cara kerjanya mengandalkan intensitas matahari sebagai sumber energi dan mengubahnya menjadi listrik.
Photovoltaic bersifat semi konduktor berupa susunan sel dari kristal batu silikon.
Ondusolar Tile dirancang dengan sistem solar panel Building Integrated Photovoltaics (BIPV) yaitu panel fotovoltaik yang digunakan untuk menggantikan bahan bangunan konvensional di bagian selubung penutup bangunan seperti atap, skylight, atau fasad.
Ini berbeda dengan solar panel umumnya yang dipasang secara tradisional dengan menambahkan panel fotovoltaik di atas selubung penutup bangunan seperti atap atau dak, biasa disebut Building Applied Photovoltaics (BAPV).
“Bila dibandingkan dari sisi penampilan, Ondusolar PV integrated roof terlihat menarik dan menyatu dengan gedung, sedangkan BAPV terlihat mencolok dan kurang menarik selain risiko kebocorannya cukup tinggi jika mounting tidak sesuai akibat daya tahan terhadap anginnya rendah,” jelas Dio.