2. Renovasi terbatas karena aturan yang berlaku
Meskipun kamu telah membeli dan memiliki rumah bersejarah itu, biasanya ada sejumlah aturan yang diterapkan oleh pemerintah setempat terhadap kategori rumah bersejarah.
Hal itu akan membatasi kamu untuk merenovasi rumah tersebut.
Renovasi boleh dilakukan asal tidak mengubah bentuk dan tampilan bangunan dan aturan lainnya.
Rumah bersejarah ini ada di kawasan atau pemukiman bersejarah pula, misalnya kota tua yang banyak terdapat di berbagai negara. Sehingga wajar jika renovasinya terbatas karena untuk melindungi dan melestarikan peninggalan sejarah.
Meski demikian, kamu tetap dapat melakukan renovasi seperti memperbaiki instalasi listrik, pipa air, hingga tampilan interior bangunan itu.
3. Desain interior berbeda sangat kontras
Jika ingin membeli rumah tua dan bersejarah, kamu mesti memahami bahwa rumah tersebut memiliki konsep dan desain yang sangat kontras dengan rumah modern pada umumnya.
Perbedaan tidak hanya terlihat dari model tamplan eksterior tetapi juga interior atau bagian dalam bangunan.
Hal ini tentu saja akan membuat kamu kesulitan untuk mengubah atau merombaknya.