"Saya pikir kita akan memilikinya dalam dua bulan ke depan," ucap Krause seperti dilansir dariexpress.co.ukpada Selasa (4/1/2022).
"Dan kemudian saya berharap infeksi akan mulai mereda. Sehingga kita mendapatkan kehidupan normal kembali."
Hal senada disampaikan olehDirektur Jenderal WHODr Tedros Adhanom Ghebreyesu.
Dalampesan Tahun Baru 2022, Dr Tedros membuat catatan yang penuh harapan ketika krisis virus corona yang sudah memasuki tahun ketiga.
Dia mengatakan dia "yakin" ini akan menjadi tahun berakhirnya pandemi. Tetapi dia memperingatkan soal masalah vaksin.
Sebab menurutnya adaketidaksetaraan jumlah vaksin di setiap negara.
Padahal vaksin Covid-19 dinilai sebagai senjata utama mengalahkan varian Omicron.
"Dan semakin lama ketidakadilan berlanjut, semakin tinggi risiko virus ini berkembang dengan cara yang tidak dapat kita cegah atau prediksi."
Baca Juga:Penggunaan Masker Ganda Diyakini Dapat Cegah Varian Omicron, Apa Benar?
Baca Juga:Jangan Disepelekan, Ahli Paparkan Soal Efektifnya Dosis Ketiga untuk Varian Omicron, Ini Faktanya..
Oleh karenanya, kita perlu mengatasi permasalahan jumlah vaksin yang tidak setara.
Karena itulah yang akan menjadi kunci untuk mengakhiri mimpi buruk global dan mengembalikan kehidupan normal.