Follow Us

Ternyata Aristektur Asli Indonesia Tahan Terhadap Gempa, Yuk Lihat Contohnya

Rebi - Senin, 06 Agustus 2018 | 18:23
Rumah-rumah di Kampung Naga yang seragam.
Kompas.com/Silvita Agmasari

Rumah-rumah di Kampung Naga yang seragam.

iDEAonline - Gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, MMinggu, 5 Agustus 2018. Berdasarkan laporan BMKG, sekitar 127 gempa susulan terjadi hingga Senin, 6 Agustus 2018.

gempa Lombok
BMKG

gempa Lombok

Menyadari tinggal di wilayah yang rawan gempa, nenek moyang bangsa Indonesia ternyata memiliki teknologi rumah tahan gempa yang terwujud dalam rumah vernakular atau rumah tradisional.

BACA JUGA: Korban Gempa Lombok Meninggal Tertimpa Reruntuhan, Kurangi Resikonya Dengan Material Ini

Ilustrasi rumah rusak akibat gempa
Kompas.com

Ilustrasi rumah rusak akibat gempa

Dikutip dari LIPI, rumah vernakular merupakan bangunan yang khas, unik, berbeda dengan yang lain.

Teknologi bangunan pada rumah vernakular menjaga bangunan tetap berdiri, aman dihuni, dan tahan terhadap bencana alam seperti gempa, angin ribut, banjir, dan tsunami.

iDEA Lovers, yuk tengok contoh rumah vernakular atau rumah tradisional tahan gempa berikut ini.

1. Rumah Sunda

rumah tahan gempa kampung naga
Kompas.com

rumah tahan gempa kampung naga

Rumah tradisional Sunda salah satunya adalah rumah penduduk Kampung Naga.Rumah tersebut struktur bangunannya menggunakan bambu sehingga ketika terjadi guncangan gempa, bangunan hanya begoyang dan tidak mengalami kerusakan.

atap injuk
Kompas.com

atap injuk

Belum lagi atapnya yang berupa ijuk atau sirap relatif lebih ringan bila dibandingkan dengan atap genteng.Dilansir dari Kompas.com, ketika gempa yang terjadi di Tasikmalaya pada tahun 2009, rumah penduduk Kampung Naga tetap utuh dan tidak ada kerusakan.

2. Rumah Aceh

Rumoh Aceh
Banda Aceh Tourism

Rumoh Aceh

Rumah tradisional Aceh atau rumoh Aceh merupakan rumah bertipe rumah panggung yang tahan gempa.Dikutip dari Banda Aceh Tourism, rumoh Aceh luput dari kerusakan atau roboh ketika gempa 9,2 skala richter melanda Aceh pada 26 Desember 2004. Menurut Widosari, dalam Mempertahankan Kearifan Lokal rumoh Aceh dalam Dinamika Pasca Gempa & Tsunami, kunci kekokohan dan keelastisan rumoh Aceh adalah pada hubungan antar struktur utama yang saling mengunci, hanya dengan pasak dan bajoe, tanpa paku serta membentuk kotak tiga dimensional yang utuh (rigid).

Rumoh Aceh
Saeful Hadi

Rumoh Aceh

Keelastisan ini menyebabkan struktur bangunan tak mudah patah, namun hanya terombang-ambing kanan kiri saat gempa, kemudian tegak dan selanjutnya jatuh kembali ke tempat semula.

BACA JUGA: Ada Sumur Doa Sedalam 32 Meter, Begini Isi Museum Tsunami Aceh Karya Ridwan Kamil

Editor : iDEA

Baca Lainnya

Latest