Find Us On Social Media :

Membeli Rumah Subsidi? Ketahui Keuntungan dan Antisipasi Risikonya

Ilustrasi rumah subsidi.

IDEAOnline-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan suplai hunian layak sebesar 70 persen, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)Mengutip laman Sekretariat Kabinet, Jumat (29/1/2021), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menargetkan sekitar 222.876 unit bantuan pembiayaan perumahan Tahun Anggaran (TA) 2021.

Bantuan pembiayaan perumahan tahun ini bersumber dari 4 program, yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang juga diberikan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Baca Juga: Susah Tidur? Sebelum Beranjak ke Kasur, Coba Lakukan 6 Kebiasaan Ini!

Baca Juga: Telan Pil Pahit Usai Ditinggal Naik Pelaminan oleh Suami Aurel Hermansyah, Selebgram Ini Kembali Berpakaian Seksi, Intip Huniannya!

Penyelenggaran rumah subsidi masuk dalam skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Apa saja untungnya membeli rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini?1. Terhindar dari pengembang nakal

Banyak pengembang yang turut bekerja sama dengan pemerintah.

Para pengembang ini telah terdaftar di beberapa asosiasi pengembang resmi seperti APERSI dan REI.

Selain itu, meski termasuk pengembang kecil, para pengembang ini sudah memiliki beberapa proyek perumahan di kawasan lain yang telah rampung atau masih dalam proses penjualan.

Sehingga risiko adanya pengembang nakal pun sangat kecil terjadi.