Ini Vitamin yang Wajib Dikonsumsi Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri

Rabu, 30 Juni 2021 | 21:31
pixabay

Ini Vitamin yang Wajib Dikonsumsi Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri

IDEAOnline-Meningkatnya laju kasus Covid-19 mengakibatkan adanya kelangkaan tempat tidur di rumah sakit-rumah sakit. Karena itu, pasien Covid-19 yang OTG atau bergejala ringan, melakukan isolasi mandiri selama proses pemulihan.

Pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri tetap harus mengonsumsi obat dan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Lantas, apa saja vitamin yang perlu dikonsumsi oleh pasien Covid-19 selama isolasi mandiri?

Bagi orang positif Covid-19 yang harus menjalani isolasi mandiri, selain mengonsumsi obat dari dokter, juga perlu mencukupi asupan vitamin.

Baca Juga: Cuma Pakai Lotion Anti Nyamuk, Siapa Sangka Bisa Hilangkan Kutu Kasur Dalam Semalam, Menyesal Baru Tahu!

Baca Juga: Sedih Kabarkan Kondisi Andhika Pratama yang Sedang Isoman, Ussy: 'Kangen Dia Dibalik Pintu Ini'

Tujuannya agar daya tahan tubuh selama terinfeksi virus corona dapat segera pulih kembali.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Pasar Kemis, dr Kiki Maharani, SpPD, mengatakan bahwa vitamin yang perlu dikonsumsi haruslah disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

"Kalau hanya sebagai antisipasi, maka vitamin C dan vitamin D saja sudah cukup. Tetapi, kalau (pasien Covid-19) sudah mengalami isolasi mandiri, maka vitamin yang dibutuhkan akan lebih banyak," jelas dr Kiki dikutip Kompas.com, Sabtu (26/6/2021).

Pada dasarnya, jenis vitamin yang dibutuhkan tubuh, baik pada orang biasa maupun mereka yang terinfeksi Covid-19, adalah sama.

"Vitamin untuk isolasi mandiri, sebenarnya yang antioksidan. Seperti vitamin C, vitamin D, atau vitamin E, namun tetap disesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita," kata dr Kiki.

Baca Juga: Cuma Pakai Lotion Anti Nyamuk, Siapa Sangka Bisa Hilangkan Kutu Kasur Dalam Semalam, Menyesal Baru Tahu!

Baca Juga: Ini yang Harus Orangtua Lakukan jika Anak Isoman di Rumah karena Positif Covid-19

Ilustrasi suplemen vitamin C.

Kendati jenis vitaminnya sama, tetapi pada pasien Covid-19 atau mereka yang positif Covid-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri, dosis vitamin yang dikonsumsi jauh berbeda.

Dr Kiki mengungkapkan bahwa pada orang biasa, untuk mencukupi kebutuhan vitamin hariannya, misal dosis vitamin C, cukup dengan 1 kali 500 mg.

"Tapi vitamin untuk pasien Covid-19, kebutuhan vitamin C, dosisnya bisa 2 kali 500 mg, atau vitamin D yang 1000 IU. Jadi dosisnya saja yang berbeda," jelas dr Kiki.

Probiotik di masa isolasi mandiri Tak hanya vitamin yang dibutuhkan tubuh, terutama bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri.

Dr Kiki mengungkapkan selain vitamin, probiotik juga penting untuk pemulihan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Baca Juga: Siapa Sangka Kantong Plastik Hitam dan Alkohol Jadi Kunci Bantal Tidur Bersih Dalam Sekejap, Sudah Jadi Rahasia Laundry!

Baca Juga: Pantas Saja Becek Terus, Begini Cara Atasi Taman Kena Cipratan Hujan, Tinggal Tebarkan Benda Satu Ini

"Probiotik sangat perlu bagi orang-orang yang isolasi mandiri," kata dia.

Lebih lanjut dr Kiki menjelaskan bahwa prebiotik bekerja pada usus.

Virus corona penyebab Covid-19 tidak hanya menyebar dalam aerosol di udara, tetapi juga bisa mengontaminasi makanan.

"Jadi saat kita makan, makanan kita dihinggapi virus, lalu virus pun bisa masuk ke saluran cerna. Makanya, kadang-kadang (orang positif Covid-19) ada yang mual atau muntah, bahkan diare," jelas dr Kiki.

Oleh sebab itu, selama menjalani isolasi mandiri, vitamin C dan vitamin D yang cukup, ataupun prebiotik sangat penting dalam memulihkan daya tahan tubuh.

"Prebiotik sangat perlu untuk mempertahankan flora usus kita dari infeksi yang dapat ditimbulkan oleh virus Covid-19," imbuh dr Kiki. Artikel ini telah tayang di Kompas.comdengan judul Apa Saja Vitamin untuk Pasien Covid-19 yang Menjalani Isolasi Mandiri?

#Rumahminimalis #Berbagiidea #Berbagicerita #Bisadarirumah #Gridnetwork #Rumahtropis

(*)

Editor : Maulina Kadiranti

Sumber : kompas

Baca Lainnya