IDEAOnline-Saat berkebun tanaman indoor, beberapa gejala buruk sering terjadi pada tanaman.
Jika tiak ditanggulangi segera, dikhawatirka dapat membuat tanaman mati.
- Diagnosis pertama yang dapat dilakukan terhadap tanaman yang mengalami gangguan adalah dengan menjabarkan kondisi gangguan yang dapat dilihat mata.
- Lalu, amati kondisi disekelilingnya.
- Jika keseimbangan lingkungan tanaman tidak sesuai, gangguan yang disebabkan hama, fungi, bakteri dapat muncul, sehingga tanaman menjadi stres.
- Dari hasil pengamatan, cari penyebab dari gangguan tersebut.
- Perlu diingat adalah satu gejala dapat diakibatkan oleh beberapa penyebab.
Klinik Tanaman Indoor-1 kali ini membahas tentang gangguan tanaman fisiologis (karena kesalahan perawatan).
Baca Juga: Tiga Hal Buruk yang Bisa Merusak Keasrian Taman di Musim Hujan, Atasi dengan Cara Ini

Ujung daun hangus adalah salah satu gangguan tanaman indoor fisiologis (kesalahan perawatan).
Berikut ini 6 gangguan yang seringkali dialami tanaman indoor.
1. Ujung daun hangus.
Penyebab: kelebihan air dan pemupukan.
Penyembuhan: mengurangi frekuensi penyiraman, pemupukan, dan jumlah air saat penyiraman.
Pencegahan: periksa media tanamn sebelum diberi air dan keperluan hara bagi tanaman, frekuensi pemupukan diperjarang.
2. Daun tua menguning.