Apakah ruang tersebut untuk bekerja, untuk berkumpul dengan keluarga atau teman, atau apakah untuk beristirahat?
Masing-masing fungsi ruang membutuhkan perlakuan warna yang berbeda.
Baca Juga: Warna bagi Anak Berkebutuhan Khusus Ini adalah Terapi, Tips Memilih!
3. Hadirkan warna tak hanya dari cat tembok, tetapi juga dari furnitur, ceiling, atau material lain pada seluruh elemen pembentuk interior ruangan.
Kamu bisa bermain warna pada soft furnishing (misalnya kain pembungkus sofa), warna pada aksesori (misalnya karpet yang akan ditaruh di dalam ruangan), bahkan warna pada permainan cahaya di dalam ruangan.
4. Pilihlah warna dominan.
Tentukan warna dominan sesuai fungsi ruangnya.
Misalnya, warna dominan yang tepat di kamar tidur adalah warna-warna yang dapat meredakan ketegangan.
Hindari warna-warna yang terlalu mencolok dan membuat perasaan tertekan.
Pilihlah warna-warna yang dianggap dapat meredakan ketegangan, misalnya warna pastel.
Baca Juga: Ciptakan Suasana, Inilah Peran Warna dalam Pengolahan Softfurnishing