Kecuali buku itu bersifat biografi, dimana seharusnya jika memang tujuannya buku biografi tidak dituliskan secara rinci jadwal menu harian, jumlah kalori.
"Ada ditulis kalau ini tuh sebenarnya khusus, specifically dibikin khusus untuk teteh Tya nya aja, jadi bukan untuk diikuti publik," kata Yulia.
"Kalau bukan untuk diikuti publik ngapain di print di buku, dijual, udah jelas-jelas bakal diikutin, itu enggak masuk akal," imbuhnya.
Kemudian dia juga mencontohkan tentang sayuran yang tidak dikonsumsi Tya selama diet, selain karena memang tidak suka sayuran, juga karena sayur bisa menghambat penurunan berat badan.
"Itu mah benar-benar berdasarkan keputusan pribadi, dibikin buku. Itu sebenarnya enggak bisa dijadikan buku. Karena kalau buku itu harus berlaku untuk semua orang," ujar Yulia.
"Ketika dari disclaimer-nya kamu udah enggak pede dan bilang 'ini tuh buku cuma buat aku lho guys, bukan buat kamu,' udah kelihatan insecurity, udah enggak yakin kalau buku inigenerallybakalan aman enggak sama orang lain," sambungnya.
Dulunya seorang Atlet
Sebelum terjun ke dunia hiburan, aktris Tya Ariestya sempat menjadi atlet taekwondo. Pencapaiannya terbilang luar biasa.
Dia berhasil meraih beberapa medali emas dan terpilih menjadi atlet terbaik.
Pemain film ‘Panggil Namaku Tiga kali’ ini mulai aktif berlatih taekwondo dari sejak usia 7 tahun. Kecintaan Tya terhadap taekwondo bermula dari dirinya yang menyukai bela diri.