Memilih Peranti Elektronik untuk Rumah Mungil, Pertimbangkan 2 Faktor Ini

Jumat, 09 April 2021 | 20:28
Foto Tri Rizeki Darusman

Ilustrasi rumah mungil.

IDEAOnline-Ada 2 hal yang harus diperhatikan saat memilih peranti elektronik yang tepat untuk rumah.

Yang pertama tentu saja daya listrik yang dibutuhkan tiap peranti.

Rumah berukuran mungil biasanya hanya punya daya maksimal 1300VA.

Dengan daya segini, selayaknya peranti yang dipilih adalah peranti yang membutuhkan energi listrik tidak terlalu besar.

Pertimbangan kedua adalah ukuran peranti elektronik.

Tak seperti pemilik rumah berukuran besar yang-punya kebebasan menentukan perantinya, pemilik rumah mungil harus benar-benar memperhatikan ukuran peranti.

Sebelum membeli, cari tahu di mana peranti itu akan diletakkan, ukur dengan baik dimensi ruang yang tersedia untuk peranti tersebut.

Saat membeli, bawa ukuran itu, cari peranti yang ukurannya sesuai.

Baca Juga: Nyesal Baru Tahu, Begini Tips Merapikan Lemari yang Hanya Butuh Waktu 15 Menit!

Di antara semua peranti elektronik di rumah mungil, ada 4 buah peranti yang amat sering digunakan dan memakan tempat atau energi cukup besar, yakni AC, kulkas, mesin cuci, dan TV.

Tentu saja, keempat jenis peranti ini punya banyak sekali ragam di pasaran, yang mungkin membuat kamu pusing.

Nah, di ulasan kali ini, IdeaOnline membantu “memilihkan” jenis yang cocok untuk rumah mungil kamu.

Baca Juga: Rumah Makin Sesak karena Banyak Barang? Ini Trik Cerdas Menatanya

Dok. Sharp

Ilustrasi- Pilih TV ukuran di bawah 29 inci dengan teknologi terkini, cukup untuk rumah ukuran terbatas.

1. TV Pilih di Bawah 29 Inci

Menurut dr. Isfahani dari RS Aini, jarak ideal menonton TV adalah 5x diagonal layar televisi.

Misalnya, diagonal televisi 21 inci jaraknya 5 X 2linci= 105inci atau 2,6m.

Baca Juga: Dulu Dilarang Nyanyi Keliling Kampung, Kini Malah Kantongi 300 Juta Sekali Manggung Bahkan Bisa Bangun Rumah, Ayah Lesti Kejora: ‘Biar Enggak Dilecehin Lagi’

Jadi, semakin besar ukuran diagonal layar televisi, maka makin jauh juga jarak idealnya.

Jarak ideal ini membuat mata menjadi rileks, lensa mata tidak perlu bekerja keras menangkap gambar.

Bila lensa mata terus menerus bekerja keras, ia menjadi cembung sehingga di kemudian hari butuh kacamata.

Di rumah mungil, umumnya ruang keluarga berukuran 3m x 4m.

Jika lebar 4m yang dipakai sebagai tempat meletakkan TV, lalu dikurangi dengan lebar TV, maka besar TV yang ideal adalah di bawah 29inci.

Pilih TV LED atau LCD karena memiliki watt yang lebih rendah dibanding TV Plasma.

Gunakan bracket untuk menempelkan TV di dinding sehingga dapat menghemat ruang.

Baca Juga: Saatnya Melindungi Televisi dari Kerusakan karena Hujan dan Petir

Archify
Archify

Ilustrasi kulkas 2 pintu cocok untuk rumah ukuran terbatas atau mungil.

2. Kulkas Pilih yang 2 Pintu

Banyak orang menganggap, kulkas 1 pintu lebih ekonomis dan pas untuk rumah mungil.

Dari segi harga, memang kulkas 1 pintu lebih murah.

Baca Juga: Dapat Awet Bertahun-tahun, Ternyata di Sini Kayu Jati Belanda Dijual dengan Beragam Ukuran!

Dari segi daya listrik, kulkas 1 pintu juga lebih hemat—sekitar 40-80watt, sedangkan kulkas 2 pintu menghabiskan daya 100-115watt.

Namun, kapasitas kulkas 2 pintu tentu lebih besar sehingga kamu dapat menyimpan makanan dengan lebih baik.

Kulkas dua pintu juga memiliki sistem anti-defrost sehingga tak akan timbul bunga es pada freezer.

Sementara kulkas 1 pintu tak memiliki sistem ini sehingga kamu harus mencairkan sendiri bunga es yang terbentuk.

Baca Juga: Kenali Jenis Kompartemen di Kulkas agar Tak Salah Simpan Makanan

Pilih AC di bawah 3/4 PK untuk rumah dengan ukuran terbatas atau mungil.

3. Pilih AC di Bawah 3/4 PK

Banyak orang yang menggunakan AC dengan PK tinggi untuk rumah mungilnya, dengan alasan harganya tak berbeda jauh dengan AC PK di bawahnya.

Memang benar, namun sadarkah kamu, makin besar PK yang kamu pakai, makin besar pula konsumsi listriknya?

Contohnya salah satu type pada AC Sharp. Untuk AC ½ PK, energi yang dipakai sekitar 330watt, sementara untuk 1 PK listrik yang dibutuhkan sebesar 690watt.

Selisih sekitar 300watt akan sangat berarti bagi rumah mungil kamu, kan?

Cara Menentukan Besarnya PK

Bagaimana cara menentukan PK yang sesuai? Sebenarnya, cara menghitung kebutuhan AC adalah dengan mencari tahu BTU (british thermal unit) yang dibutuhkan, baru dikonversikan ke satuan PK.

BTU ini adalah tingkat dingin (kapasitas pendinginan) AC.

Makin besar BTU-nya, makin besar pula tingkat dingin yang dikeluarkan AC.

Baca Juga: Dulu Dilarang Nyanyi Keliling Kampung, Kini Malah Kantongi 300 Juta Sekali Manggung Bahkan Bisa Bangun Rumah, Ayah Lesti Kejora: ‘Biar Enggak Dilecehin Lagi’

Nah, rumus untuk mengetahui BTU yang kamu butuhkan adalah dengan mengalikan luas ruangan dengan angka 500 (angka koefisien).

Contohnya, jika ruangan kamu berukuran 3m x 4m, maka BTU yang dibutuhkan=3 x 4 x 500= 6.000 BTU.

Jika dikonversikan ke satuan, maka angka 6.000 berada antara 1/2 dan 3/4 PK.

Sebaiknya, kamu memilih AC ¾ PK. Mengapa demikian? Karena bila kamu memilih AC 1/2 PK, ruangan tidak mendapatkan kebutuhan dingin yang sesuai, sehingga akhirnya kamu akan menyetel AC di suhu yang lebih rendah dan memaksa AC bekerja lebih berat.

Ruang yang paling sering diberikan penyejuk udara ini adalah ruang tidur.

Di rumah mungil, ukuran luas ruang tidur maksimal (yang terbanyak) 12m.

Ini artinya, kamu sebaiknya memilih AC tidak lebih dari 3/4 PK.

Pilih AC inverter, karenaAC konvensional umumnya menggunakan listrik hingga 800watt, sementara AC low watt butuh listrik sekitar 350-400watt.

AC inverter memilki daya yang sama dengan AC konevsional, namun ia bekerja dengan menyesuaikan kebutuhan sehingga total energi yang dibutuhkan jauh lebih rendah dibanding konvensional.

Baca Juga: Tiga Masalah Klasik pada AC, Penyebab dan Solusinya, dan Tips Merawat

Grid.Id

Ilustrasi mesin cuci 1 tabung, praktis untuk rumah ukuran terbatas atau mungil.

4. Mesin Cuci Pilih 1 Tabung

Ada 2 jenis mesin cuci, yakni mesin cuci top loading (bukaan atas) dan mesin cuci front loading (bukaan depan).

Mesin cuci front loading jelas tidak cocok untuk rumah mungil karena daya listrik yang diperiukan besar dan harganya juga mahal.

Mesin cuci top loading juga punya 2 jenis, yakni 1 tabung dan 2 tabung.

Untuk rumah yang ukurannya di bawah 100m, biasanya area servis dibuat dengan ukuran maksimal 12m2.

Ini sudah termasuk ruang asisten rumah tangga dan kamar mandi.

Malah terkadang, tak ada ruang servis khusus sehingga mesin cuci diletakkan di dekat kamar mandi atau dapur.

Karena ruang yang tersedia sedemikian kecil, sebaiknya kamu memilih mesin cuci 1 tabung.

Lebih Kecil, Lebih Praktis

Baca Juga: Apa Benar Debu Rentan Bikin Tubuh Menggemuk? Ini Alasan dan Solusinya!

Baca Juga: Nyesel Baru Tahu, Begini Cara Hitung Jasa Arsitek Saat Bangun Rumah, Segini Harganya

Lebar mesin cuci 2 tabung sekitar 80-90cm, sementara lebar mesin cuci 1 tabung hanya 55-65cm.

Jika kamu memilih mesin cuci 1 tabung, kamu bisa menghemat space sekitar 25cm.

Keuntungan lainnya, pada mesin cuci 1 tabung semua proses dilakukan secara otomatis, sehingga kamu bisa meninggalkan mesin cuci bekerja dengan sendirinya.

Kamu pun tidak perlu lagi memindahkan pakaian setelah pencucian untuk dikeringkan di tempat yang berbeda.

Begitu juga. proses untuk pengaturan dan pembuangan airnya, yang juga sudah diatur secara otomatis.

Kelebihan lain, hemat air, pengeringan lebih sempurna hingga 90%, sementara mesin cuci 2 tabung hanya mencapai 70%.

Namun di sisi lain, proses serba otomatis ini membuat mesin cuci “tak bandel”, lebih mudah rusak ketimbang mesin cuci 2 tabung, apalagi jika dioperasikan secara sembarang.

  • Keluarga dengan jumlah anggota 4-5 orang, ideainya menggunakan mesin cuci dengan kapasitas 7-8 kg.
  • Pada mesin cuci 1 tabung, air dikelola secara otomatis. Artinya, keran harus selalu dalam keadaan terbuka. Karena itu, letakkan mesin cuci dekat dengan keran.
Baca Juga: 4 Kesalahan Pakai Mesin Cuci, Perhatikan Resleting pada Cucian!

#BerbagiIDEA

Editor : Maulina Kadiranti

Baca Lainnya