Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Mengapa Tarif Listrik di Apartemen Lebih Mahal Dibanding Rumah Tapak?

Johanna Erly Widyartanti - Rabu, 05 Agustus 2020 | 19:00
Ilustrasi-Desain interior apartemen yang mengaplikasikan lighting sebagai penerangan.
Kompas.com

Ilustrasi-Desain interior apartemen yang mengaplikasikan lighting sebagai penerangan.

Ilustrasi-Meletakkan bok panel dan meteran listrik berdekatan hemat instalasi.

Ilustrasi-Meletakkan bok panel dan meteran listrik berdekatan hemat instalasi.

Ditentukan Oleh Pengelola Apartemen

Antar apartemen, besar tarif listriknya pun berbeda.

Perbedaan tarif antar-apartemen karena ada perbedaan kelas, semakin tinggi kelas apartemennya, semakin mahal tarif listriknya.

Tarif listrik masing-masing apartemen biasanya ditentukan oleh Badan Pengelola Apartemen, bukan PLN.

Sebab, unit-unit dalam apartemen merupakan pelanggan (customer) dari Pengelola Apartemen.

Apartemen bersubsidi akan beda tarif per kWh nya dengan apartemen kelas menengah.

Baca Juga: Lima Kiat Memilih Lampu Interior dan Eksterior agar Optimal dan Hemat

Ilustrasi-Pemakaian token pada listrik pra bayar yang sudah diterapkan juga di beberapa apartemen.

Ilustrasi-Pemakaian token pada listrik pra bayar yang sudah diterapkan juga di beberapa apartemen.

Tarif Sama untuk Listrik Prabayar

Beberapa apartemen kini sudah ada yang menggunakan kWh meter prabayar, sehingga sejak awal menggunakan listrik yang pengisian dayanya dengan token.

Tarif yang diberlakukan pada penghuni sama saja dengan tarif listrik yang menggunakan meteran biasa.

Editor : iDEA





PROMOTED CONTENT

slide 5 to 7 of 7

Latest

Popular

Tag Popular